Kamis, 21 Mei 2020 19:03 WIB

Tak Bikin Paru-paru Kolaps, Olahraga di Luar Tetap Perlu Pakai Masker

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Beautiful female jogger putting protective mask on her face to protect herself from virus or allergy infection. Sunset in background. Olahraga di luar ruangan harus tetap pakai masker. (Foto: Getty Images/iStockphoto)
Jakarta -

Berolahraga sangat dianjurkan untuk membuat tubuh tetap sehat dan bugar. Jika tubuh sehat, daya tahan tubuh akan semakin kuat, sehingga bisa terlindungi dari virus Corona yang sedang mewabah saat ini.

Selain berolahraga, satu hal yang sangat dianjurkan saat ini adalah menggunakan masker. Masker ini bisa mencegah masuknya virus yang tidak bisa terlihat secara langsung untuk masuk ke dalam tubuh.

Tapi, kalau ingin tetap berolahraga di luar ruangan masih harus pakai masker nggak sih? Berita tentang pria di China yang paru-parunya kolaps usai joging pakai masker memang bikin was-was. Namun menurut dokter paru, penyebab paru-paru kolaps bukan masker melainkan intensitas olahraganya.

"Pakai dong biar lebih aman ya," kata dr Adria Rusli, SpP(K), dokter spesialis paru dari Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso, saat dihubungi detikcom, Rabu (20/5/2020).

dr Adria mengatakan masker harus tetap dipakai agar bisa terlindungi dari virus Corona. Tetapi, harus menggunakan masker yang tepat dan tidak memaksakan diri.

Menurutnya, cukup gunakan masker biasa yang bisa memudahkan seseorang bernapas dengan baik. Tidak perlu menggunakan masker yang berlebihan, yang akhirnya membuat kita sesak napas.

"Boleh pakai masker, tapi jangan sampai mengganggu pernapasan. Jangan pakai masker yang N95, cukup masker biasa saja. Kemudian, istirahat buka (masker) tapi di ruangan atau tempat yang bersih ya," jelas dr Adria.

"Buka dulu kurang lebih 10 menit buat cari udara yang bersih. Ingat buka di tempat yang bersih ya," lanjutnya.



Simak Video "WHO Sarankan Jangan Pakai Masker saat Olahraga"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/sao)