Sabtu, 30 Mei 2020 14:32 WIB

Mungkinkah Keracunan Karbondioksida Gara-gara Bersepeda Pakai Masker?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Tour de Siak 2019 Para atlet sepeda berlomba dengan memakai masker karena terdampak asap kebakaran hutan (Foto: dok. Tour de Siak 2019)
Jakarta -

Viral di media sosial, seorang pesepeda kolaps dan meninggal dunia saat latihan. Dikatakan, almarhum mengalami rebreathing alias keracunan karbondioksida gara-gara bersepeda pakai masker.

Teorinya, tubuh menghirup oksigen (O2) dan mengeluarkan karbondioksida (CO2) saat bernapas. Ketika pakai masker, maka pertukaran udara akan terhambat, sehingga karbondioksida kembali terhirup ke sistem pernapasan.

"Kelebihan kadar CO2 dlm tubuh adalah berbahaya. Bersepeda adalah exercise apalagi bila cepat dan menanjak Kebutuhan O2 bertambah, frekwensi napas dan nadi meningkat. Apabila memakai masker terjadilah Rebreathing dlm arti ada CO2 yg terisap kembali yg lama-lama mengakibatkan naik nya kadar CO2 dlm darah dan bisa mengakibatkan keracunan, salah satu gejalanya pusing dan mual," demikian kutipan informasi yang viral tersebut.

Benarkah olahraga pakai masker bisa memicu keracunan karbondioksida? Yuk cari tahu sama-sama.

Kenali dulu risiko hypercapnia

Keracunan karbondioksida juga dikenal dengan istilah hypercapnia. Kondisi ini terjadi ketika ada peningkatan kadar CO2 di dalam darah. Gejalanya antara lain pusing, mengantuk, letih, sakit kepala, sesak napas, dan disorientasi.

Risiko hypercapnia bukan tidak ada, tetapi lebih jarang dialami populasi umum. Dikutip dari Reuters, sebuah penelitian tahun 2006 menyebut penggunaan masker N95 oleh para tenaga kesehatan saat terjadi wabah SARS bisa meningkatkan risiko sakit kepala.

Umumnya, masker dipakai hanya saat beraktivitas di luar rumah, termasuk saat olahraga. Durasinya tentu tidak selama para tenaga kesehatan yang mungkin bisa seharian bekerja dengan masker N95 terpasang di wajah.

Pengaruh penyakit yang tak ketahuan?

Di China, seorang pria bernama Zhang Ping mengalami paru-paru kolaps setelah berlari 4 km dengan menggunakan masker. Disebutkan, tekanan tinggi dialaminya saat olahraga membuat udara di paru-parunya bocor menembus organ tersebut.

Kepada detikcom, dr Adria Rusli, SpP(K) dari RS Paru Persahabatan mengatakan kecil kemungkinan kondisi yang disebut pneumothorax ini terjadi hanya karena pakai masker. Menurutnya, lebih mungkin hal itu dipengaruhi oleh kondisi lain yang memang dialaminya tanpa disadari.

"Sebetulnya sih bukan dari masker, dia sudah ada bakatnya. Kemudian karena dia ada gerakan yang hebat atau karena dia tekanan napasnya terlalu kuat bisa jadi seperti itu. Jadi bukan karena masker ya," kata dr Adria, Senin (20/5/2020).

Gowes pakai masker sebelum ada COVID-19

Perdebatan tentang boleh tidaknya olahraga pakai masker memang menghangat ketika berlaku pembatasan sosial terkait virus Corona COVID-19. Untuk beraktivitas di luar ruangan, tanpa mengecualikan olahraga, warga memang dianjurkan untuk mengenakan masker.

Namun sebenarnya olahraga pakai masker sudah sejak lama dilakukan, salah satunya oleh para pesepeda yang sering gowes untuk menuju tempat kerja. Meski dahulu belum ada pandemi virus Corona, banyak pesepeda menggunakan masker untuk menangkal polusi di jalan raya.

Di kalangan atlet profesional, sebagian pesepeda di Tour de Siak 2019 juga melibas jarak 60 km dengan memakai masker karena kondisi udara yang tidak segar akibat asap kebakaran hutan. Karena kondisi ini pula, jarak tempuh para pesepeda dipangkas dari yang seharusnya 114 km.

"Mereka tetap semangat juga tampaknya, dan itu boleh (pakai masker). Kita ada penambahan tim medis," kata Bupati Siak, Alfedri, usai melepas peserta di depan Istana Siak, Kamis (19/9/2019).

Tour de Siak 2019Penggunaan masker tentu lebih menghambat pernapasan. Karenanya, tetap harus berhati-hati terutama jika punya kondisi atau risiko tertentu. Foto: Chaidir Anwar Tanjung/detikSport

Jadi, boleh nggak olahraga pakai masker? Tuliskan pendapat di kolom komentar.



Simak Video "Kesalahan-kesalahan yang Sering Dilakukan saat Pakai Masker"
[Gambas:Video 20detik]
(up/naf)