Minggu, 26 Jul 2020 20:01 WIB

Saran Dokter Jantung Agar Gowes Pakai Masker Tak Bikin Kolaps

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Hari bebas kendaraan bermotor kembali digelar di Kota Bekasi. Warga pun antusias bersepeda di CFD yang sebelumnya dihentikan sementara guna cegah COVID-19. Pakai masker saat bersepeda. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Beberapa waktu lalu kabar pesepeda kolaps dan meninggal dunia akibat pakai masker saat bersepeda mendadak viral di media sosial. Perdebatan tentang boleh tidaknya olahraga pakai masker memang banyak dibicarakan terutama saat pembatasan sosial terkait virus Corona.

Spesialis jantung dari RS Siloam Lippo Karawaci, dr Vito A. Damay, mengatakan pakai masker saat gowes boleh saja asal perhatikan intensitas dan jenis masker yang dipakai saat bersepeda.

"Kalau pakai masker juga harus ingat olahraganya tidak boleh terlalu di forsir. Kalau mau (intensitas tinggi), jangan pakai masker tapi olahraganya jangan sama orang lain, sendirian aja," tutur dr Vito di live Instagram detikcom dan ditulis Minggu (26/7/2020).

Perhatikan juga jenis masker yang dipakai saat bersepeda. Dianjurkan tidak menggunakan jenis N95 karena terlalu kedap udara, terlebih saat bersepeda jarak jauh. Pakai masker biasa sudah cukup, apalagi tujuan bersepeda bukan untuk balapan atau memecahkan rekor.

"Jadi masker yang dianjurkan kan yang biasa, masker kain atau masker bedah. Kalau ada yang mau pakai masker olahraga itu juga nggak masalah. Memang ada masker yang lebih canggih tapi nggak semua orang bisa beli," pungkas dr Vito.



Simak Video "Dear Cowok, Ini Tips agar Organ Intim Aman saat Bersepeda"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)