Rabu, 09 Sep 2020 05:50 WIB

Haornas 2020

9 September Hari Olahraga Nasional, Ini 5 Tanda Tubuh Kamu Kurang Gerak

Ayunda Septiani - detikHealth
Female cyclist rides along a rural highway on a dry and moderate morning. She is heading up a slight incline. Rear view shot. Olahraga bersepeda sedang hits belakangan ini (Foto: Getty Images/FatCamera)
Jakarta -

Hari olahraga nasional diperingati setiap tanggal 9 September. Pekan Olahraga Nasional (PON) pertama kalinya diadakan pada tanggal tersebut di tahun 1948.

Bukan sekadar untuk kompetisi, olahraga teratur sebagai bagian dari gaya hidup sehat juga berdampak positif pada tubuh. Tidak hanya mengecilkan lingkar pinggang dan paha, tapi lebih dari itu olahraga dapat berperan penting mengontrol metabolisme.

Tanpa bergerak atau beraktivitas, tubuh manusia akan menjadi buruk. Denyut jantung akan melemah, distribusi oksigen yang berfungsi untuk menjaga kelenturan otot dapat terganggu. Tidak heran jika seluruh tubuh mendadak pegal-pegal dan kaku.

Tubuh terasa pegal hanya sebagian kecil dari sederet dampak yang dihasilkan jika jarang berolahraga.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut lima kondisi yang menandakan kamu kurang olahraga. Apa saja?

1. Merasa lesu

Jika kamu merasa lesu sepanjang waktu meski sudah makan dan tidur yang cukup, mungkin yang kamu butuhkan adalah olahraga. Duduk dalam waktu yang lama sebenarnya bisa menguras energi lebih banyak daripada berolahraga yang dapat memiliki manfaat dan bisa mendongkrak energi yang dibutuhkan tubuh.

Sebuah penelitian yang dilakukan dari University of Georgia menunjukan bahwa berjalan sekitar 20 menit dan latihan aerobik intensitas sedang sebanyak 3 kali dalam seminggu dengan rutin bisa meningkatkan energi kamu hingga 20 persen.

Para peneliti mengatakan, temuan ini menunjukan bahwa olahraga secara teratur dapat berpengaruh langsung pada sistem saraf pusat untuk mengurangi kelelahan bahkan bisa sebanyak 65 persen. Olahraga yang teratur meningkatkan fungsi sistem kardiovaskular, yang memungkinkan kita memiliki daya tahan lebih besar sepanjang hari.

2. Tidur tidak nyenyak

Dalam sebuah studi yang dipublikasikan dalam Sleep Medicine Journal, peneliti dari Northwestern University meneliti orang dewasa yang pengidap insomnia. Beberapa partisipan diminta untuk berolahraga, sementara beberapa lainnya tidak. Hasilnya, mereka yang sebelumnya melakukan aktivitas fisik bisa tidur 1,25 jam lebih lama daripada mereka yang tidak ikut serta dalam aktivitas fisik.

Jika kamu merasa sulit tidur khususnya pada malam hari, ini bisa jadi sebuah tanda perlu berolahraga. Dalam sebuah penelitian menunjukan bahwa orang yang melakukan olahraga selama 150 menit dalam seminggu mengalami peningkatkan kualitas tidur, dan membuat pikiran menjadi baik.

3. Sering merasa cemas

Apakah akhir-akhir ini kamu sering merasa khawatir? Memikirkan banyak hal, cemas, dan takut terhadap hal ini atau hal itu? Olahraga dengan intensitas tinggi mungkin dapat meredakan perasaan cemas.

Dengan berolahraga membuat tubuh merasa lebih tenang dan senang. Olahraga meningkatkan kadar endorfin di dalam tubuh. Endorfin merupakan hormon alami yang akan memberikan efek rasa senang dan tenang. Jadi, setelah kamu olahraga suasana hati akan jauh lebih baik karena adanya hormon tersebut.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Cedera Saat Olahraga? Begini Cara Tepat Menanganinya"
[Gambas:Video 20detik]