Sabtu, 03 Okt 2020 08:19 WIB

Tak Ingin Jantung Kolaps Saat Bersepeda? Catat Pesan Ini

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Athlete on racing bike outdoors at sunset, close-up Bersepeda harus disesuaikan dengan kemampuan fisik (Foto: Getty Images/iStockphoto/ArtistGNDphotography)
Jakarta -

Bersepeda merupakan salah satu olahraga terbaik untuk melatih sistem kardiovaskular. Ironisnya, hampir setiap hari terdengar kabar ada pesepeda kolaps karena serangan jantung.

Sebenarnya, serangan jantung bisa terjadi pada olahraga apapun. Kebetulan saja karena sepeda sedang hits, maka yang sering terdengar saat ini adalah kasus pada pesepeda.

Risiko serangan jantung saat berolahraga sebenarnya bisa dihindari. Pegiat olahraga bersepeda Iwan Nurjadi dalam kick off Virtual Indonesia Heart Bike 2020 menyampaikan beberapa tips aman bersepeda.

"Pertama, kita harus mulai dengan tidak buru-buru. Kalau memang sudah ada penyakit atau kondisi yang harus diperhatikan, naik sepeda jangan terlalu memaksa," kata Iwan di Kantor Yayasan Jantung Indonesia (YJI), Sabtu (3/10/2020).

Menurut Iwan, seorang yang baru mulai bersepeda kadang-kadang kurang memperhitungkan batas kemampuan fisiknya. Hanya karena ada yang lebih cepat misalnya, lalu memaksakan diri untuk mengimbangi kecepatannya.

"Badan kita ada alarmnya kok. Kalau ada yang kurang enak, itu tandanya mungkin kita terlalu memaksakan diri," jelas Iwan.

Selain itu, nutrisi dan hidrasi sebelum dan selama olahraga juga tidak kalah penting. Dehidrasi bisa dihindari dengan selalu minum air putih.

"Jangan minum pada saat sudah haus, itu mungkin sudah terlambat," pesan Iwan.



Simak Video "Pesan Buat Pegowes Pemula dari dr. Falla Adinda"
[Gambas:Video 20detik]
(up/kna)