Senin, 28 Des 2020 10:07 WIB

Ini Alasan Melanjutkan Kebiasaan Bersepeda Meski Pandemi Berakhir

Faidah Umu Safuroh - detikHealth
Gowes Foto: shutterstock
Jakarta -

Tahun 2020 merupakan tahun yang cukup berat. Di tahun ini, Indonesia bahkan seluruh negara di dunia harus menghadapi wabah pandemi yang tak pernah terbayangkan sebelumnya. Namun, di akhir tahun ini, ada sedikit harapan untuk mengakhiri pandemi karena vaksin mulai ditemukan.

Selama 9 bulan menghadapi pandemi, ada banyak pola hidup yang berubah, termasuk tren olahraga. Di masa pandemi, olahraga bersepeda digandrungi banyak orang. Bersepeda memang memiliki manfaat yang besar yaitu bisa membuat tubuh lebih bugar dan meningkatkan imunitas. Namun, jika pandemi ini berakhir akankah tren dan kebiasaan sepeda juga berakhir?

Jika melihat manfaat yang didapatkan dari bersepeda, sebaiknya kebiasaan gowes ini tetap diteruskan meski pandemi nantinya akan usai. Melansir Cycling Weekly dan beberapa sumber lain, ada empat manfaat gowes yang jadi alasan kuat untuk meneruskan hobi gowes meski pandemi berakhir.

Gowes Turunkan Berat Badan

Bagi kamu yang sedang ingin menurunkan berat badan, olahraga sepeda bisa menjadi salah satu caranya. Bersepeda membakar kalori antara 400 hingga 1.000 per jam, tergantung intensitas dan berat badan pegowes. Untuk menurunkan berat badan secara maksimal, kamu harus pastikan kalori yang keluar dari bersepeda lebih besar dari kalori yang masuk dari makanan.

Perbaiki Kualitas Tidur

Bersepeda juga bisa meningkatkan kualitas tidur, loh. Peneliti dari University of Georgia menemukan penurunan kebugaran dapat mengakibatkan masalah tidur. Sementara itu, bersepeda bisa meningkatkan kebugaran tubuh. Saat pandemi berakhir dan kamu sudah mulai beraktivitas seperti biasa maka kualitas tidur harus benar-benar dijaga agar tak berpengaruh buruk pada aktivitasmu.

Perkuat Imunitas

Gowes memang bisa meningkatkan kebugaran dan imunitas tubuh. Inilah alasan bersepeda merupakan olahraga yang relevan dilakukan saat pandemi. Namun, jika pandemi berakhir, aktivitas ini justru harus diteruskan agar tubuhmu tetap sehat dan bugar. Jangan sampai pandemi telah usai tapi tubuhmu malah jadi gampang sakit gara-gara jarang berolahraga.

Kurangi Risiko Jantung Koroner

Studi terbaru dari University of Glasgow menyebutkan lebih dari 260.000 orang yang bersepeda ke tempat kerja dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner atau kanker sebesar 46%. Penelitian ini dilakukan selama kurang lebih lima tahun.

Selama bersepeda, jantung akan berdetak lebih cepat dari biasanya sehingga akan meningkatkan fungsi jantung. Selain bersepeda, cara mengurangi risiko penyakit jantung yaitu dengan menghindari rokok dan minuman beralkohol, mengonsumsi makanan yang bergizi serta menjaga kadar kolesterol.

Menjaga kadar kolesterol agar berada di angka yang normal penting dilakukan karena jika kadar kolesterol tinggi maka bisa menyebabkan penumpukan pada dinding arteri dan menyumbat aliran darah ke jantung. Jika tersumbat total maka bisa menyebabkan serangan jantung.

Untuk membantu menurunkan kadar kolesterol, kamu bisa minum Nestlé ACTICOR dua kali sehari setelah makan. Bagi yang suka minuman dingin, Nestlé ACTICOR juga bisa dikonsumsi dengan dikombinasikan bersama es batu atau diminum dalam kondisi dingin.

Nestlé ACTICOR merupakan minuman susu rendah lemak yang mengandung Beta Glucan yang berasal dari oats dan Inulin yang berasal dari akar Chicory. Kandungan Beta Glucan dan Inulin teruji klinis mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) yang merupakan faktor risiko penyakit jantung koroner.

Nestlé ACTICOR juga terbuat dari bahan alami dan rasanya pun sangat enak. Ada 4 varian rasa, antara lain avocado, chocolate, green-tea latte, dan banana. Nestlé ACTICOR baik dikonsumsi oleh orang dewasa yang peduli akan kesehatan tubuh.

Nestlé ACTICOR, Cara Alami Turunkan Kolesterol.



Simak Video "Ingin Bersepeda dengan Aman? Gunakan Jasa Pengamanan"
[Gambas:Video 20detik]
(akn/ega)