Kamis, 18 Feb 2021 05:51 WIB

Jari Tangan Sering Kebas Saat Gowes? Waspadai Cyclist's Palsy

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Athlete on racing bike outdoors at sunset, close-up Cyclist's palsy ditandai dengan kebas di jari manis dan kelingking (Foto: Getty Images/iStockphoto/ArtistGNDphotography)
Jakarta -

Posisi gowes yang tidak ideal berisiko memicu berbagai keluhan pada pesepeda, salah satunya cyclist's palsy. Dokter menyebut, salah satu gejalanya mencakup kesemutan atau kebas di jari manis dan kelingking.

Penyebabnya adalah tekanan pada ulnar nerve, saraf yang mempersarafi kelingking dan jari manis, dan melewati pergelangan tangan melalui sebuah terowongan (Guyon canal).

"Kondisi ini disebut juga dengan Guyon canal syndrome, kalau terjadi pada pesepeda disebut cyclist's palsy," kata dr Oryza Satria, SpOT(K), konsultan hand and microsurgery dari RS Pondok Indah.

Kondisi ini kerap disamakan dengan Carpal Tunnel Syndrome (CTS). Bedanya, CTS terjadi pada ibu jari, telunjuk, jari tengah, dan sebagian jari manis, sedangkan cyclist's palsy pada jari manis dan kelingking.

cyclist's palsyPengaruh posisi tangan di handlebar dan penggunaan glove saat gowes, pada tekanan di telapak tangan. Foto: Clinical Biomechanics via dr Oryza

Gejala cyclist's palsy

Gejala pada tiap pesepeda bisa berbeda-beda tergantung tingkat keparahan, namun biasanya spesifik hanya terjadi saat bersepeda. Beberapa gejala yang bisa dikenali pada jari tengah dan kelingking antara lain:

  • Kebas atau kesemutan
  • Nyeri
  • Kram
  • Kelemahan di kedua jari sehingga genggaman melemah
  • Kelingking dan jari manis susah diluruskan atau claw hand
  • Massa otot di antara ibu jari dan telunjuk kempes
  • Sulit melebarkan dan menutup jari-jari.

Penyebab dan pencegahan

Tekanan yang terlalu besar dan lama merupakan penyebab utama keluhan ini. Posisi pergelangan tangan yang 'ekstensi' yakni mengarah ke atas dan keluar, bukan ke dalam seperti saat menggenggam, juga memicu regangan pada saraf.

Cyclist's palsy umumnya terjadi ketika bersepeda dalam jangka waktu lama. Pada kondisi tertentu, risikonya akan lebih besar.

"Ketika Anda bersepeda menuruni bukit, sebagian besar bobot tubuh akan ditopang oleh tangan dan menyebabkan adanya beban yang lebih tinggi di jari-jari tangan Anda," jelas dr Oryza.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Pertumbuhan Pesepeda di Masa Pandemi Bikin Komunitas Sepeda Gembira"
[Gambas:Video 20detik]