Minggu, 13 Jun 2021 08:31 WIB

Kesaksian Dokter Timnas, Eriksen Mendapat 'Pijat Jantung' Saat Kolaps

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
GENOA, ITALY - OCTOBER 24: Christian Eriksen of Inter looks on during the Serie A match between Genoa CFC and Fc Internazionale at Stadio Luigi Ferraris on September 20, 2020 in Genoa, Italy. (Photo by Paolo Rattini/Getty Images) Gelandang Denmark Christian Eriksen kolaps di tengah laga Euro 2020 (Foto: Getty Images/Paolo Rattini)
Jakarta -

Dokter tim nasional Denmark, Morten Boesen, angkat bicara soal insiden kolapsnya gelandang Christian Eriksen dalam laga Euro 2020 antara Denmark vs Finlandia. Saat kolaps, Eriksen mendapat pertolongan cardiac massage atau pijat jantung.

"Kami dipanggil ke lapangan saat Christian kolaps. Dia berbaring ke samping saat kami mendekatinya dan masih ada napas dan denyut jantung," kata Boesen dikutip dari Reuters, Minggu (13/6/2021).

"Tapi kondisinya berubah dan dia mendapat pijat jantung. Kami segera mendapat pertolongan dokter stadion dan Christian kembali lagi," lanjutnya.

"Christian bicara pada saya sebelum dibawa ke rumah sakit," tandas Boesen.

Cardiac massage atau pijat jantung merupakan salah satu teknik yang digunakan dalam CPR (cardio pulmonary resuscitation), pertolongan pertama yang wajib diberikan pada kasus henti jantung atau cardiac arrest. Dilakukan dengan kedua tangan saling bertumbu di bagian tengah dada pasien.

"CPR meningkatkan kemungkinan seseorang yang mengalami cardiac arrest (henti jantung), survive hingga 44 persen," kata dr Vito A Damay, SpJP(K), dokter jantung dari Siloam Hospital Karawaci, Minggu (13/6/2021).



Simak Video "Yuk Belajar CPR, Pertolongan Pertama Henti Jantung"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)