Minggu, 13 Jun 2021 20:46 WIB

Ingat! Ini Pertolongan Pertama Jika Ada yang Kolaps Seperti Eriksen

Ardela Nabila - detikHealth
NORWICH, ENGLAND - DECEMBER 28: Christian Eriksen of Tottenham Hotspur looks on during the Premier League match between Norwich City and Tottenham Hotspur at Carrow Road on December 28, 2019 in Norwich, United Kingdom. (Photo by Stephen Pond/Getty Images) Christian Eriksen (Foto: Stephen Pond/Getty Images)
Jakarta -

Gelandang Denmark Christian Eriksen mendadak kolaps di tengah jalannya laga Euro 2020 antara Denmark vs Finlandia. Belum diketahui pasti penyebab Eriksen kolaps, tetapi para ahli mengatakan bahwa henti jantung merupakan penyebab paling umum kolaps saat olahraga.

Saat ini, kondisi Eriksen telah stabil usai mendapatkan perawatan CPR (cardio pulmonary resuscitation) dan dibawa ke rumah sakit. Henti jantung yang menyebabkan seseorang kolaps mendadak juga dikenal dengan istilah cardiac arrest.

Terkait kondisi tersebut, terdapat sejumlah langkah yang bisa dilakukan sebagai pertolongan henti jantung. Menurut anjuran Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) yang dikutip dari situs inaheart.org, langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Menepuk siku dan lengan tidak dapat mencegah dan mengatasi serangan jantung.
  2. Serangan jantung adalah suatu kegawatdaruratan yang disebabkan oleh sumbatan pembuluh darah secara mendadak ke jantung. Keluhan yang dirasakan di antaranya adalah nyeri dada kiri, mual, keringat dingin, terkadang juga disertai sesak mendadak, bahkan pingsan.
  3. Apabila menemui seseorang dengan tanda-tanda di atas, segera bawa orang tersebut ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan lebih lanjut, karena semakin cepat serangan jantung diatasi, semakin baik angka keberhasilan.
  4. Apabila menemui seseorang yang tiba-tiba tidak sadar, segera cek respons, dan panggil bantuan. Apabila tidak ada respons, segera lakukan pijat jantung dengan kedua tangan saling bertumpu di tengah-tengah dada orang tersebut sampai dengan bantuan paramedis datang.


Simak Video "Olahraga Sebabkan Kematian?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)