Kamis, 09 Sep 2021 16:18 WIB

Sudah Olahraga tapi Berat Badan Nggak Turun-turun? Ini Penjelasan Dokter

Rita Puspita Rachmawati - detikHealth
ilustrasi olahraga Hari olahraga nasional. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Memperingati hari olahraga nasional, kesadaran masyarakat untuk tetap aktif meski di tengah pandemi menjadi perhatian bersama. Olahraga kini banyak dilakukan untuk meningkatkan imunitas atau dengan tujuan ingin menurunkan berat badan.

Selama pandemi, beberapa orang mungkin mengeluh karena mengalami kenaikan berat badan. Perlu diketahui, salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya aktivitas fisik yang dilakukan.

Olahraga adalah salah satu cara paling populer dan paling sering dilakukan untuk menurunkan berat badan. Tapi bagaimana jika sudah rajin olahraga namun berat badan tak kunjung turun?

Di hari olahraga nasional ini, Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga dr Leny Pintowari, SpKO menjelaskan, jika tubuh sudah mengalami obesitas memang sedikit sulit untuk menurunkan berat badan.

"Kalau kegemukan mungkin masih bisa ya, kalau kategorinya sudah obesitas, memang biasanya ada pendamping," jelasnya dalam konferensi virtual, Kamis, (9/9/2021).

Pendampingan olahraga bagi mereka yang obesitas bisa dilakukan oleh teman yang berpengalaman, coach, ataupun dokter.

Selain karena obesitas, faktor genetik juga bisa memengaruhi kondisi susah turun berat badan. Kondisi genetik memang tidak bisa diubah, namun dengan tekad yang kuat seseorang bisa berusaha untuk mengendalikan berat badannya.

Usaha-usaha yang bisa dilakukan misalnya menjaga pola makan dan aktif untuk berolahraga. Bagi pemula, dianjurkan untuk olahraga minimal 3 kali seminggu. Untuk yang sudah terbiasa, bisa ditingkatkan menjadi 5 kali seminggu.

Hal yang perlu dicatat saat olahraga dan ingin menurunkan berat badan adalah memperhatikan intensitas, waktu dan jenis olahraganya.

"Misalnya karena ingin cepat turun berat badannya jadi intensitas olahraga dinaikin, waktunya juga ditambah, nah itu yang nggak baik. Kalau sudah lebih dari dua aspek yang dinaikkan, hati-hati bisa cedera," ujar dr Lenny.

Pada kesempatan memperingati hari olahraga nasional ini, dr Lenny menyebut hal terpenting adalah untuk berolahraga secara bertahap dan konsisten. Tubuh dengan sendirinya akan beradaptasi dengan aktivitas-aktivitas baru. Jika sudah terbiasa, maka intensitas, waktu, dan jenis olahraga bisa dinaikkan secara bertahap.

Nah untuk para detikers, dalam rangka hari olahraga nasional pada 9 September 2021, detikcom akan mengadakan acara Olahraga detik Ini Juga pukul 15.00 WIB. Nantinya akan ada Live Fun Match Badminton yang akan dimeriahkan sejumlah tokoh, bakal menemani kamu berolahraga supaya tetap sehat.

Yuk olahraga bareng di detik.com/hariolahraga!



Simak Video "Penyintas Covid-19 Disarankan Tak Lakukan Olahraga Anaerobik "
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)