Kamis, 06 Jan 2022 14:50 WIB

Ramai Novak Djokovic 'Diusir' dari Australia, Sudah Vaksin COVID Belum Sih?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
MADRID, SPAIN - DECEMBER 03: Novak Djokovic of Serbia plays a backhand to Marin Cilic of Croatia during the Davis Cup semi final between Serbia and Croatia at Madrid Arena on December 03, 2021 in Madrid, Spain. (Photo by Clive Brunskill/Getty Images) Novak Djokovic. (Foto: Getty Images/Clive Brunskill)
Jakarta -

Petenis dunia Novak Djokovic tidak diperkenankan masuk ke Australia setelah dia tidak bisa menunjukkan bukti vaksinasi COVID-19. Visanya masuk Australia juga dibatalkan menyusul protes atas "pengecualian medis" yang kontroversial dari aturan vaksinasi COVID-19 oleh penyelenggara kompetisi.

Djokovic, petenis nomor satu dunia putra, belum secara terbuka mengungkapkan status vaksinasinya. Tetapi dalam konferensi pers pada hari Kamis, Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan dia "tidak memiliki pengecualian medis yang valid" untuk persyaratan vaksinasi sebagai syarat masuk ke negaranya.

"Masuk dengan visa memerlukan vaksinasi ganda atau pengecualian medis," kata Morrison kepada BBC.

"Saya diberitahu bahwa pengecualian seperti itu tidak berlaku, dan sebagai akibatnya, dia tunduk pada aturan yang sama seperti orang lain."

Djokovic kini telah dipindahkan ke sebuah hotel di Carlton di pusat kota Melbourne di bawah penjagaan polisi saat pihak berwenang mengatur penerbangan deportasi.

Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt sebelumnya mengkonfirmasi bahwa visa Djokovic telah dibatalkan, dan Border Force mengeluarkan pernyataan tentang hal itu.

Pemain asal Serbia itu belum berbicara tentang status vaksinasinya, tetapi tahun lalu dia mengatakan dia "menentang vaksinasi". Ia tertular virus Corona pada Juni 2020, tetapi sejak itu tidak ada laporan dia terinfeksi kembali.

Penyelenggara turnamen mengatakan pengecualian medis Djokovic telah diberikan oleh dua panel medis independen yang diselenggarakan oleh Tennis Australia dan negara bagian Victoria namun buktinya dinyatakan tidak valid.

Diberitakan sebelumnya, Djokovic dilaporkan ditahan di bandara setelah mengajukan permohonan visa yang tidak mengizinkan pengecualian medis karena tidak vaksinasi COVID-19.

Menurut The Age dan The Sydney Morning Herald, Australian Border Force (ABF) menghubungi pemerintah negara bagian Victoria setelah mengetahui masalah dengan visa yang diajukan oleh tim Djokovic saat dia dalam perjalanan ke negara itu.

ABF mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa visa pemain berusia 34 tahun itu telah dicabut karena gagal memberikan bukti yang sesuai untuk masuk ke negara tersebut.



Simak Video "Fenomena Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)