Minggu, 24 Apr 2022 07:57 WIB

Ragam Tips Healing Praktis, Tak Harus Sampai ke India Seperti Will Smith

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Tibetan singing bowl in sound therapy Singing bowl juga bisa untuk healing (Foto: Getty Images/iStockphoto/microgen)
Jakarta -

Pertama kalinya sejak insiden menampar komedian Chris Rock di ajang Oscar, aktor Will Smith dikabarkan tengah berada di India. Spekulasi mencuat, Will Smith disebut-sebut menemui guru spiritualnya, Sadhguru, untuk healing.

Sebelum kemunculan Will Smith di India, sang istri Jada Pinkett Smith memang menyebut keluarganya tengah fokus untuk deep healing.

Meski belakangan ini maknanya meluas jadi pengganti istilah 'jalan-jalan', healing sendiri masih dipraktikkan sebagai upaya untuk relaksasi dan menenangkan pikiran. Berbagai masalah kesehatan kerap berakar dari stres yang tidak tertangani, sehingga menyebabkan keluhan psikosomatis.

Seorang praktisi healing, Ivonnete, mencontohkan beberapa keluhan psikosomatis seperti GERD (gastroesophageal reflux disease) serta nyeri punggung atau backpain. Menurutnya, stres menyebabkan frekuensi tubuh naik turun sehingga fungsi organ terganggu.

Untuk menetralkannya, Ivonette menggunakan media singing bowl. Dengan teknik strike maupun rimming, suara yang dihasilkan cawan tembaga yang sempat dipopulerkan Rara 'Pawang Hujan Mandalika' ini diyakini dapat menyelaraskan kembali frekuensi tubuh sehingga memberi efek penyembuhan alias healing seperti halnya saat meditasi.

"Seperti kita tahu tujuan meditasi tujuannya ke Alpha stage. Gelombang otak ada Alpha, Betta, dan sebagainya. Ketika kita di Alpha stage, hormon baik kita keluar. Otomatis kita ada perbaikan atau healing," jelas Ivonnete yang juga founder Singing Bowl Indonesia, dalam perbincangan dengan detikcom baru-baru ini.

[Gambas:Video 20detik]




Nah, meditasi sendiri banyak dipercaya sebagai salah satu metode healing yang efektif. Praktisi mindfulness meditation, Edwin Tan, menjelaskan bahwa salah satu yang dilatih saat meditasi adalah olah pernapasan.

Menurutnya, berbagai keluhan kesehatan kerap dipicu oleh ritme pernapasan yang tidak baik. Keluhan seperti sakit kepala, menurutnya kerap muncul saat stres karena dalam kondisi tersebut seseorang kerap lupa mengatur napas.

"Kalau efek lupa napas itu kan banyak, karena kita kurang asupan oksigen kan jadi kita merasa cemas, nggak lancar oksigennya ke seluruh tubuh, kadang sakit kepala," jelasnya kepada detikcom.

[Gambas:Video 20detik]



Mumpung akhir pekan nih, yuk praktekin!

(up/up)