Puasa Sehat Penuh Berkah

Olahraga Malam Selama Puasa Ramadan, Amankah Buat Jantung? Dokter Bilang Gini

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jumat, 27 Feb 2026 18:02 WIB
Ilustrasi olahraga. (Foto: Getty Images/svetikd)
Jakarta -

Selama bulan Ramadan, sebagian orang mungkin menggeser jam olahraga ke malam hari setelah berbuka agar tidak lemas saat berpuasa. Namun, muncul anggapan bahwa olahraga di malam hari berbahaya bagi kesehatan, bahkan disebut-sebut bisa memicu risiko serangan jantung. Benarkah demikian?

Spesialis jantung dan pembuluh darah dr Yislam Aljaidi, SpJP-FIHA menegaskan bahwa pada dasarnya olahraga bisa dilakukan kapan saja. Setiap orang memiliki preferensi waktu yang berbeda, mulai dari pagi hari setelah salat Subuh hingga malam hari.

"Karena tubuh kita itu sebenarnya diciptakan sama Allah itu luar biasa hebat ya. Kita bisa beradaptasi, jadi sebenarnya nggak ada masalah," ucap dr Yislam saat ditemui di Cibubur, Rabu (11/2/2026).

Menurutnya, waktu olahraga baru menjadi masalah jika seseorang sudah memiliki riwayat penyakit jantung koroner atau batasan fisik tertentu. Kondisi ini sangat penting diperhatikan, terutama bagi orang yang sudah menjalani pemasangan ring jantung.

dr Yislam menekankan agar pasien atau pengidap gangguan jantung melakukan konsultasi terlebih dahulu ke dokter spesialis untuk memeriksa kemampuan pompa jantung. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan melalui metode treadmill.

"Nah, di treadmill itu selain untuk mendiagnosis penyakit jantung, kita bisa melihat kapasitas fungsionalnya dengan kapasitas jantung. Jadi, nanti dokter bisa merekomendasikan seberapa kuat pasien, olahraga apa saja yang diperbolehkan, hingga aktivitas apa saja yang boleh dilakukan," tegasnya.




(sao/kna)

Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork