Saraf Kejepit

Sama-sama Bisa Kena Saraf Kejepit, Ini Beda Pemicu pada Atlet Profesional

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Sabtu, 18 Apr 2026 08:02 WIB
Viktor Axelsen. Foto: (Getty Images)
Jakarta -

Cedera yang dialami Viktor Axelsen hingga harus pensiun dari badminton mengingatkan bahwa siapapun bisa kena saraf kejepit. Bedanya, kerentanan pada atlet profesional lebih terkait training load yang memang ekstrem.

Menurut dr Faisal M, SpBS, dokter bedah saraf dari RS Lamina Jakarta Selatan, atlet profesional bisa terkena Hernia Nukleus Pulposus (HNP) atau saraf kejepit karena menghadapi beban aktivitas fisik yang berat terus menerus. Akibatnya, bantalan tulang belakang bisa aus.

Ausnya bantalan tulang belakang, menurut dr Faisal juga bisa terjadi ketika trauma akibat benturan-benturan kecil saat latihan atau bertanding. Dalam jangka panjang, akumulasi cedera kecil tersebut dapat menyebabkan masalah pada tulang belakang.

"Jadi kalau ada benturan-benturan kecil tapi berulang, nah itu bisa berisiko," jelas dr Faisal, Kamis (16/4/2026).

Bagaimana dengan olahragawan rekreasional? Para 'weekend warrior', yangg olahraganya praktis hanya tiap akhir pekan, juga bisa mengalaminya. Pada kondisi ini, risiko muncul kemungkinan lebih karena otot-ototnya kurang terlatih.

"Kalau baru kemudian ada cedera punggung itu biasanya salah, salah posisi atau pemakaian ototnya terlalu berlebihan. Atau terlalu lama olahraganya, nah itu bisa menyebabkan cedera pada tulang belakang," terang dr Faisal.



Simak Video "Video: Cukup 30 Menit, Olahraga Ini Efektif Turunkan Berat Badan"


(up/up)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork