Meskipun 'memanjakan' mata dan perut, studi justru menemukan bahwa kebiasaan terlalu sering menonton acara masak di televisi justru membuat seseorang menjadi berisiko mengalami kenaikan berat badan. Salah satunya diyakini karena para penggemar acara ini umumnya tergoda untuk mencoba resep-resep tinggi kalori ini.
Penelitian yang diterbitkan di jurnal Appetite ini dilakukan dengan cara survei kepada lebih dari 500 wanita. Mereka ditanya tentang di mana mereka belajar tentang masakan baru, seberapa sering mereka memasak, serta tinggi dan berat badan mereka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasilnya, wanita yang sering menonton acara memasak di televisi memiliki indeks massa tubuh yang lebih tinggi, jika dibandingkan dengan mereka yang mendapatkan resep-resep baru dari sumber lain seperti keluarga, teman-teman, majalah dan surat kabar, atau kelas memasak.
"Pesan ini sangat jelas. Acara masak-memasak di televisi sebaikanya dijadikan hiburan saja, bukan serta-merta seluruh isinya harus diikuti," ungkap pemimpin peneliti ini, Lizzy Pope dari University of Vermont, seperti dikutip dari jurnal Appetite, Selasa (24/3/2015).
Sementara itu, Brian Wansink dari Cornell Food and Brand Lab, menambahkan bahwa resep yang ditampilkan di acara masak-memasak di televisi kebanyakan tidak sehat dan memungkinkan Anda untuk mengonsumsi lebih banyak kalori tanpa disadari.
Baca juga: Malu ke Gym, Wanita Ini Andalkan Alat Treadmill Sewaan untuk Turunkan Bobot
(Ajeng Anastasia Kinanti/AN Uyung Pramudiarja)











































