Ini Batas Konsumsi Ideal Daging Merah Biar Nutrisi Tetap Seimbang

Daging Sapi dan Kesehatan

Ini Batas Konsumsi Ideal Daging Merah Biar Nutrisi Tetap Seimbang

Sapta Agung - detikHealth
Rabu, 12 Agu 2015 09:15 WIB
Foto: ANTARA FOTO/Irwansyah Putra
Jakarta - Meski mengandung banyak nutrisi penting, daging sapi sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan. Selain karena harganya mahal belakangan ini, ada batas ideal yang dianjurkan pada ahli gizi.

"Konsumsi daging harian itu idealnya tidak lebih dari 70 gram sehari. Itu untuk daging merah," kata Prof Dr Hardinsyah, MS, ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) kepada detikHealth, seperti ditulis Rabu (12/8/2015).

Baca juga: Profesor Gizi Komentari Mahalnya Daging Sapi

Menurut guru besar Fakultas Ekologi Manusia IPB tersebut, batas ideal konsumi daging merah ditetapkan untuk menjaga pola hidup sehat. Dengan tidak berlebihan mengonsumsi daging, diharapkan sumber asupan protein jadi lebih beragam. Demikian juga dengan asupan serat dari sayur dan buah-buahan.

Berlebihan mengonsumsi daging merah tanpa diimbangi dengan asupan serat yang cukup, dalam beberapa penelitian sering dikaitkan dengan risiko kanker kolorektal atau usus besar. Daging sapi yang belakangan ini harganya melonjak, termasuk dalam kategori daging merah.

Survei Makanan Individu Indonesia 2014 yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan menunjukkan bahwa konsumi daging secara umum pada masyarakat Indonesia adalah 42,8 gram/orang/hari, didominasi oleh daging unggas sebanyak 29 gram/orang/hari. Daging sapi atau kerbau tercatat hanya 5,4 gram/orang/hari, disusul olahan daging sapi atau kerbau sebesar 4,8 gram/orang/hari.

Baca juga: Agar Tak Ganggu Kesehatan, Perhatikan Hal Ini Saat Memanggang Masakan (up/up)
Daging Sapi dan Kesehatan
7 Konten
Sumber daging merah seperti daging sapi dibandingkan sumber daging putih lebih banyak risiko kesehatannya. Namun bukan berarti daging merah tak boleh dimakan.