Rabu, 12 Agu 2015 17:59 WIB

Daging Sapi dan Kesehatan

Agar Lebih Sehat, Perhatikan Saran Dokter tentang Cara Mengolah Daging Sapi

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto: Thinkstock/JuNi Art
Jakarta - Sumber daging merah seperti daging sapi dibandingkan sumber daging putih lebih banyak risiko kesehatannya. Namun bukan berarti daging merah tak boleh dimakan.

Tak dapat dipungkiri daging sapi atau kambing banyak digunakan di sejumlah resep masakan yang ada. Oleh karena itu Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) mengatakan untuk mengurangi dampak buruknya akan sangat tergantung dari bagaimana daging diolah.

Baca juga: Awas Kolesterol Tinggi, Tak Perlu Lauk Daging Terus Tiap Makan

Bila dikonsumsi berlebih daging merah yang tinggi kolesterol bisa memicu hipertensi dan serangan jantung. Agar lebih aman menurut dr Ari sebaiknya olah daging dengan cara direbus tanpa banyak tambahan.

"Tergantung masaknya. Kalau direbus relatif lebih aman tapi kalau dicampur keju, santan, atau magarin enggak bagus juga. Disemur atau direbus lebih baik. Disop tanpa santan juga bisa," kata dr Ari ketika dihubungi detikHealth pada Rabu (12/8/2015).

Bila daging dibakar atau dipanggang, dr Ari menyarankan agar hindari bagian daging yang hangus atau gosong. Sejumlah penelitian menyebut ada bahan kimia yang terbentuk ketika daging terpapar suhu tinggi bernama amina heterosiklik atau HCA dan hidrokarbon aromatik polisiklik, atau PAH yang meningkatkan risiko kanker.

Lebih lanjut seseorang juga bisa menurunkan bahaya mengonsumsi daging merah dengan memilih mengolah bagian yang minim lemak dan memiliki banyak otot.

"Pilih daging yang tidak banyak lemaknya biasanya iga atau daerah paha," pungkas dr Ari.

Baca juga: Banyak Konsumsi Daging Merah, Risiko Berbagai Kanker Bisa Meningkat (fds/vit)