detikhealth

Studi Ungkap Diet Seperti Ini Bantu Tingkatkan Keterampilan Membaca Anak

Ajeng Anastasia Kinanti - detikHealth
Rabu, 30/11/2016 13:05 WIB
Studi Ungkap Diet Seperti Ini Bantu Tingkatkan Keterampilan Membaca AnakFoto: thinkstock
Jakarta, Ada beberapa cara yang bisa dilakukan orang tua untuk membantu meningkatkan keterampilan membaca anak, salah satunya adalah dengan memberikan diet tepat.

Sebuah studi baru yang dilakukan oleh para peneliti di University of Eastern Finland dan University of Jyväskylä menemukan bahwa diet yang sehat dapat membantu meningkatkan kemampuan membaca anak-anak di tiga tahun pertama usia sekolahnya.

Studi ini dilakukan oleh para peneliti terhadap 161 anak berusia 6 hingga 8 tahun, atau sekitar kelas 1 sampai kelas 3 SD. Tim menganalisis diet anak-anak tersebut menggunakan buku harian makanan dan kemampuan akademiknya dinilai menggunakan tes standar.

Baca juga: Tak Sarapan, Anak Bisa Kehilangan Konsentrasi Setara 2 Jam Belajar

Ketika anak-anak menerapkan diet tinggi asupan bernutrisi seperti sayuran, buah-buahan, ikan, biji-bijian, dan lemak tak jenuh, serta diet rendah daging merah, produk gula, dan lemak jenuh, dianggap sebagai anak dengan diet sehat.

Nah, hasil studi menunjukkan bahwa anak-anak yang mengikuti diet sehat tersebut memiliki hasil jauh lebih baik dalam tes kemampuan membaca, jika dibandingkan dengan anak-anak yang dietnya tak sehat dan tak teratur. Temuan ini memberikan bukti lebih lanjut akan pentingnya diet sehat bagi kemampuan akademik.

Sebuah studi tahun 2015 yang diterbitkan dalam jurnal Public Health Nutrition juga menemukan hal serupa. Dikatakan bahwa sarapan memengaruhi kemampuan belajar anak di sekolah. Namun perlu digarisbawahi bahwa pilihan menu juga memainkan peran penting.

Seseorang yang tidak sarapan, membuat asupan energi yang dibutuhkan oleh tubuh diambil dari cadangan glukosa dalam darah. Ini menyebabkan kadarnya akan menjadi berkurang yang kemudian mengakibatkan kesehatan dan keseimbangan tubuh terganggu.

Selain itu ada penelitian gabungan dari Oxford, Cambridge, Glasgow dan St George's London University yang mendukung pentingnya sarapan bagi anak-anak. Peneliti menemukan dengan rutin sarapan anak akan lebih terhindari dari risiko obesitas dan diabetes.

Baca juga: Dalam Satu Hari Anak Butuh 2,5 Mangkuk Sayur dan Buah, Sudahkah Terpenuhi?


(ajg/up)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit