Kemenkes: Penularan DBD Mulai Turun, Tercatat 188 Meninggal

Kemenkes: Penularan DBD Mulai Turun, Tercatat 188 Meninggal

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Selasa, 12 Feb 2019 16:27 WIB
Angka pasien yang masuk dirawat di rumah sakit karena demam berdarah mulai menurun. (Foto: Aji Kusuma/detikcom)
Jakarta - Kasus DBD (Demam Berdarah Dengue) yang terjadi di Indonesia pada awal tahun mulai menunjukkan tanda-tanda penurunan setelah sebelumnya angka terus menerus naik secara signifikan.

"DBD per hari ini (12/2) jumlah kasusnya 19.003 orang, yang meninggal 188. Trennya, setelah tanggal 8 kemarin ada kecenderungan sedikit menurun untuk nasional," tutur Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, Anung Sugihantono, di sela-sela Rapat Kerja Kesehatan Nasional di ICE BSD, Tangerang Selatan, Selasa (12/2/2019).



Dari jumlah tersebut, kasus penularan paling banyak masih terjadi di daerah Jawa Timur. Meski trennya menurun, sampai saat ini tetap masih dilakukan upaya terkait untuk meminimalisir angka kematian.

"Ini pertanda baik karena segala upaya khususnya pencegahan dari seluruh lintas sektor sudah maksimal," pungkasnya.

Meski menunjukkan penurunan, masyarakat tetap dihimbau untuk selalu waspada dengan menjaga kebersihan lingkungan. Sebab, nyamuk bisa bersarang di segala tempat bahkan yang paling tidak disadari sekalipun.

(kna/up)
Serangan Nyamuk DBD
35 Konten
Musim hujan menciptakan banyak genangan yang disukai nyamuk untuk berkembang biak. Meningkatnya populasi nyamuk memicu serangan Demam Berdarah Dengue (DBD) di awal tahun 2019. Serai hingga ikan cupang dipercaya bisa menangkalnya.