Selasa, 19 Nov 2019 19:34 WIB

Sperma Tertelan Saat Bercinta, Bahaya atau Justru Ada Manfaatnya?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Bagaimana jika sperma tertelan? Foto: iStock Bagaimana jika sperma tertelan? Foto: iStock
Jakarta - Saat seks oral, bukan mustahil sperma dalam air mani bisa ikut tertelan. Dikutip dari Men's Health, cairan semen atau air mani mengandung sperma sudah dikenal lama memiliki beberapa nutrisi yang menyehatkan tubuh.
"Bukan hanya (berisi) sperma, air mani justru 80 persennya adalah air. (Air mani) juga mengandung protein dan asam amino, fruktosa, glukosa, zinc, kalsium, vitamin C, dan beberapa nutrisi lainnya," kata Nelson Bennett, MD, urolog dari Northwestern Memorial.
Menurut Healthline, sebuah studi tahun 2013 yang dipublikasikan dalam Journal of Andrology menemukan bahwa konsentrasi protein dalam air mani hanya 5,040 mg per 100 ml. Sekali ejakulasi, pria bisa mengeluarkan sekitar 5 ml air mani, dan jumlah totalnya bisa mencapai 252 mg.
Dr Justin Lehmiller, PhD, seorang periset di Kinsey Institute menjelaskan dalam sebuah unggahan blog di tahun 2014 menyoal menelan air mani. Ia menulis bahwa kalori yang dimiliki air mani cukup sedikit.
Namun di sisi lainnya, sperma juga merupakan cairan yang berasal dari tubuh, sehingga bisa meningkatkan risiko terjadinya infeksi menular seksual, seperti chlamydia, gonorrhea, HPV, dan juga HIV. Walau begitu risikonya lebih kecil ketimbang seks.
Para ahli masih belum menyarankan untuk berkumur usai melakukan seks oral untuk mengurangi risiko ini. Akan tetapi mereka menyarankan untuk menggunakan kondom, selain itu untuk mengurangi risiko apabila Anda memiliki alergi air mani yang secara medis disebut Hypersensitivity to Human Semen (HSS).
"Gejala HSS bisa bermacam-macam, tapi yang paling kecil, biasanya meliputi memerah, bengkak, dan gatal di area genital yang mulai satu jam setelah paparan air mani. Walau begitu beberapa wanita mengalami gejala yang lebih parah, bahkan beberapa mengalami reaksi anafilaksis yang berpotensi membahayakan nyawa," lanjut Dr Lehmiller.
Ia menyimpulkan, menelan sperma dalam cairan air mani aman apabila dipastikan bahwa sang pria tidak memiliki infeksi seksual apapun dan sang wanita tak memiliki alergi sperma, sehingga tidak membahayakan kesehatan satu sama lain.




Simak Video "Penjelasan Ahli Soal Dugaan Ekshibisionisme Pelaku Pelempar Sperma"
[Gambas:Video 20detik]
(frp/up)