Rabu, 26 Agu 2020 18:00 WIB

Seks Oral Ternyata Bisa Bikin Miss V Berbau Tak Sedap

Firdaus Anwar - detikHealth
Eighteen plus, age limit, sign in neon style. Only for adults. Night bright neon sign, symbol 18 plus. Vector Illustration. Seks oral ternyata bisa bikin miss V berbau tidak sedap. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Soifer)
Jakarta -

Vaginosis bakterialis (VB) atau bacterial vaginosis adalah infeksi yang umum terjadi pada vagina. Kondisi ini biasanya tidak serius, namun tetap harus diobati karena dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap bentuk infeksi lain.

Seorang wanita yang memiliki VB bisa memperhatikan gejala dari perubahan cairan vagina. Misalnya cairan menjadi lebih kental atau encer, kekuningan, hingga berbau tidak sedap.

Terkait hal tersebut, peneliti dari University of California dalam studinya menjelaskan kemungkinan bagaimana seks oral terhadap VB berhubungan.

Menurut pemimpin studi, Dr Amanda Lewis, bakteri yang ada di mulut ternyata bisa mendorong berkembangnya bakteri penyebab VB di vagina. Hal ini diketahui setelah peneliti melakukan eksperimen dengan bakteri Fusobacterium nucleatum yang biasa ada di mulut dan berkaitan dengan penyakit gusi serta plak gigi.

"Spekulasi studi adalah bakteri ini bisa berpindah ke vagina lewat seks oral. Sesuai dengan studi klinis lainnya yang telah mengidentifikasi seks oral sebagai faktor risiko VB," tulis peneliti seperti dikutip dari jurnal PLoS Biology.

Dikutip dari BBC, VB bisa diatasi dengan obat antibiotik berbentuk krim, gel, atau tablet.



Simak Video "Dokter Boyke Sayangkan Kurangnya Pendidikan Seks untuk Milenial"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/naf)