Rabu, 23 Sep 2020 20:31 WIB

4 Kebiasaan Buruk Saat Bercinta yang Berbuah Petaka bagi Miss V

Thalitha Yuristiana - detikHealth
ilustrasi vagina Kebiasaan buruk saat bercinta bisa berbuah petaka pada Miss V (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Dalam melakukan seks, banyak orang yang melakukan kebiasaan tertentu dengan tujuan mencapai orgasme. Beberapa di antaranya ternyata berdampak buruk bagi kesehatan Miss V.

Vagina merupakan organ sensitif yang memerlukan perawatan yang baik guna menghindari hal-hal tidak diinginkan seperti timbulnya penyakit di vagina. Namun sayangnya, ada beberapa hal yang sering dilakukan wanita saat melakukan seks yang justru membahayakan vagina. Yuk simak penjelasannya.

1. Menggunakan baby oil sebagai pelumas

Salah-satu kebiasaan yang sering dilakukan adalah menggunakan baby oil sebagai pelumas di vagina. Hal ini dilakukan ketika vagina kurang cairan. Orang beranggapan bahwa dengan menggunakan baby oil akan mempermudah penetrasi. Namun hal ini keliru. Baby oil akan menimbulkan iritasi yang membuat vagina gatal.

Dikutip dari Healthcom, bahan baby oil cenderung kental dan tidak mudah dibersihkan dengan air yang akan membuat penyumbatan di dalam saluran vagina. Maka dari itu, hindari penggunaan baby oil sebagai pelumas. Ada dapat menggunakan pelumas silikon yang berbasis air guna menghindari iritasi pada vagina.

2. Menyemprotkan pewangi atau parfum pada vagina

Wanita kerap memberikan wewangian ke vagina dalam bentuk pewangi atau parfum dan ada juga yang menggunakan bedak. Hal ini dilakukan agar vagina lebih wangi dan menambah gairah dalam melakukan seks.

Perlu diketahui bahwa parfum atau bedak memiliki bahan kimia yang terkadang tidak sesuai dengan kadar pH seimbang. Vagina akan mengalami iritasi sehingga membuat vagina terasa panas.

Ahli menyarankan untuk membersihkan vagina cukup menggunakan air bersih atau menggunakan pembersih khusus wanita yang povidone-iodine untuk mengusir bakteri dan parasit penyebab infeksi vagina dan bau tak sedap.

3. Melumuri vagina dengan sirup atau bahan makanan lainnya

Fantasi seks menggunakan bahan makanan cukup digandrungi sehingga banyak orang yang melumurkan bahan makanan tersebut ke vagina. Namun jika gula yang terkandung dalam bahan makanan seperti sirup tersebut berhasil masuk ke dalam vagina, hal ini akan mengacaukan kadar pH dan menyebabkan jamur atau jenis infeksi lain.

4. Menggunakan sex toy yang terkontaminasi

Sex toy banyak digunakan untuk menambah gairah ketika melakukan seks. Namun sex toy yang digunakan kerap kali terkontaminasi dengan bakteri. Membersihkan sex toy adalah hal yang wajib dilakukan sebelum melakukan seks dengan pasangan.



Simak Video "Bukan Tren, Peremajaan Miss V Itu Kebutuhan!"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)