Selasa, 26 Jan 2021 19:27 WIB

Usai Bercinta, Tak Perlu Buru-buru Pakai Celana Dalam

Farah Nabila - detikHealth
ilustrasi vagina Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta -

Organ intim kewanitaan merupakan salah satu area tubuh yang perlu diperhatikan kebersihannya. Hal ini karena area kewanitaan rawan dengan infeksi yang disebabkan oleh bakteri atau kuman.

Ada beberapa hal yang perlu dilakukan setelah berhubungan seks yang bertujuan untuk mencegah organ intim dari masalah kesehatan. Salah satunya, tidak langsung menggunakan celana dalam usai bercinta agar terhindar dari infeksi bakteri.

Dikutip dari Health, berikut empat langkah yang perlu dilakukan setelah berhubungan seks untuk menjaga kesehatan vagina.

1. Buang air kecil

Usahakan untuk buang air kecil setelah bercinta bahkan saat kandung kemih tidak penuh. Hal ini bertujuan untuk mencegah infeksi saluran kemih (ISK).

ISK terjadi ketika bakteri yang biasanya hidup di vagina atau usus besar secara tidak sengaja didorong ke uretra selama aktivitas seksual. Aliran urin akan membantu mengeluarkan bakteri dari uretra yang merupakan saluran pendek yang membawa urine keluar dari tubuh.

2. Bersihkan organ intim dengan handuk kering

Setelah berhubungan seks, biasanya organ intim akan mengeluarkan cairan yang bisa membuat area kewanitaan lembab. Untuk membersihkannya, gunakan handuk kering atau tisu toilet untuk menjaga vagina tetap kering.

Bakteri dan jamur tumbuh subur dalam kondisi lembab dan tidak dapat mengering dengan cepat. Jika organ intim tidak segera dikeringkan, ini akan meningkatkan peluang Anda terkena infeksi jamur.

3. Mengurangi risiko infeksi

Nyatanya, penggunaan celana dalam setelah seks merupakan hal yang perlu dihindari. Ini bisa mengurangi risiko terinfeksi bakteri dan membiarkan vagina terkena udara agar tidak lembab.

4. Perhatikan hal aneh yang terasa di vagina

Jangan menyepelekan hal aneh yang terasa di vagina setelah berhubungan seks, sebab itu bisa menjadi sebuah pertanda masalah kesehatan yang serius. Misalnya seperti gatal, nyeri, atau pendarahan.

Perhatikan juga seberapa lama gejala yang dirasakan. Jika Anda merasa khawatir dengan gejala yang dialami, hubungi dokter untuk pemeriksaan yang lebih lanjut.



Simak Video "Apakah Rekam Video Seks Diri Sendiri Termasuk Gangguan Jiwa?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)