Sabtu, 21 Agu 2021 18:30 WIB

Pipis Setelah Bercinta Bisa Tunda Kehamilan? Begini Faktanya

Rita Puspita Rachmawati - detikHealth
Cropped image of beautiful young woman sitting on toilet. Her panties is hanging on her legs Foto ilustrasi: istock
Jakarta -

Setelah berhubungan intim, wanita biasanya disarankan untuk langsung pipis. Beberapa orang menganggap kalau pipis setelah berhubungan bisa mencegah terjadinya kehamilan. Benarkah?

Beberapa orang mungkin suka berpelukan, ingin mandi, atau langsung tidur setelah melakukan hubungan intim. Tetapi, banyak orang percaya kalau wanita sebaiknya langsung pipis setelah berhubungan.

Bukan tanpa alasan, wanita memang disarankan pipis setelah bercinta demi menjaga kesehatan bagian genitalnya. Manfaat utamanya adalah membersihkan bakteri apa pun dari uretra untuk mencegah terjadinya infeksi saluran kemih.

Ginekolog Alyssa Dweck, MD, dan Mary Jane Minkin, MD, profesor klinis kebidanan dan ginekologi di Yale School of Medicine, mengatakan itu semua terkait dengan anatomi. Uretra, vagina, dan area anus seorang wanita berada dalam jarak yang berdekatan satu sama lain.

"Uretra, yang merupakan saluran dari kandung kemih pada wanita, sangat pendek dan berada tepat di sebelah vagina, yang penuh dengan bakteri," kata Dr Minkin.

Uretra yang juga dekat dengan daerah anus biasanya menyimpan banyak bakteri. Selama hubungan seksual, bakteri dapat mendekati uretra dan meningkatkan kemungkinan infeksi.

"Banyak aktivitas yang berbeda, termasuk seks, dapat memfasilitasi bakteri dari daerah anus menuju uretra dan menyebabkan infeksi," kata Dr Dweck.

Itulah alasan mengapa wanita lebih rentan terhadap infeksi saluran kemih sehingga dianjurkan untuk pipis setelah berhubungan.

Di sisi lain, Dr Dweck menyebut anggapan pipis setelah berhubungan intim untuk menghindari kehamilan 1000 persen salah.

"Saat Anda buang air kecil, urine Anda keluar dari uretra Anda. Sedangkan vagina adalah tempat sperma disimpan untuk menciptakan kehamilan," terangnya.

Saluran kencing dan saluran masuknya sperma adalah dua sistem yang benar-benar terpisah. Sehingga, buang air kecil tidak akan mengeluarkan sperma dari vagina bagian dalam dan tidak mencegah kehamilan.



Simak Video "Seks Anal dan Risiko Kesehatannya"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)