Minggu, 05 Sep 2021 19:02 WIB

Bahaya Peegasm, Trik Orgasme Wanita dengan Menahan Pipis

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Eighteen plus, age limit, sign in neon style. Only for adults. Night bright neon sign, symbol 18 plus. Vector Illustration. Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Soifer)
Jakarta -

Menahan rasa ingin buang air kecil karena tidak menemukan toilet atau sedang dalam perjalanan mungkin pernah dialami oleh sebagian besar wanita. Kandung kemih rasanya seperti ingin meledak saat menahan buang air kecil. Pastinya akan menimbulkan rasa tidak nyaman dan gelisah.

Namun, bagaimana jadinya jika wanita menahan rasa ingin buang air kecil untuk mencapai orgasme? Amankah hal tersebut?

Belakangan sedang marak tren menahan buang air kecil untuk mencapai orgasme atau yang disebut peegasm. Semakin lama menunda buang air kecil, kemudian buang air kecil, orang tersebut akan merasa lega, sekaligus kenikmatan yang rasanya seperti mencapai orgasme.

Dikutip dari Healthshots, Minggu (05/09/2021), berikut fakta-fakta terkait peegasm dan dampak yang ditimbulkan:

Apa itu peegasme?

Faktanya, para ahli menjelaskan bahwa perasaan lega atau kenikmatan setelah menahan buang air kecil bisa muncul karena struktur anatomi wanita. Saat kandung kemih terasa penuh akibat menahan buang air kecil, kemungkinan besar tekanan meluas ke bagian lain dari daerah panggul, termasuk klitoris.

Hal inilah yang memicu rasa kenikmatan yang dialami wanita. Ketika kandung kemih dikosongkan, ada kenikmatan tertentu yang dirasakan wanita. Secara teoritis, hal itu terjadi setelah melemaskan otot yang tegang saat menahan buang air kecil dalam waktu yang lama.

Amankah melakukan peegasm?

Peegasm aman dilakukan jika hanya mengalaminya sementara. Jangan sering-sering melakukannya karena menahan buang air kecil berbahaya untuk kesehatan.

Buang air kecil merupakan cara bagi ginjal untuk menyaring limbah dalam tubuh, seperti racun, garam berlebih dan sebagainya. Menahan buang air kecil dalam waktu lama bisa menyebabkan masalah kesehatan, termasuk infeksi saluran kemih atau masalah ginjal.

Menahan buang air kecil juga dapat menyebabkan bakteri tidak cepat keluar dan bisa masuk ke kandung kemih. Selain itu, bisa menyebabkan inkontinensia, yakni kondisi saat seseorang sulit menahan buang air kecil hingga menyebabkan 'mengompol'.

Peegasm sangat tidak disarankan untuk dilakukan berkali-kali. Meski begitu, terdapat banyak cara lain untuk mendapatkan sensasi kenikmatan yang sama, di antaranya orgasme dengan memberikan rangsangan atau stimulasi di area klitoris dan g-spot.



Simak Video "Hubungan Seks Suka Sama Suka dengan Pacar Bisa Kena Pidana?"
[Gambas:Video 20detik]
(ryh/naf)