Sabtu, 26 Mar 2022 19:30 WIB

Rutin Berhubungan Intim Bisa Bikin Pasutri Panjang Umur Lho, Ini Penjelasannya

Rosiana Muliandari - detikHealth
Front view of happy young couple in pajamas decided to have fun by playing under red blanket during long days of quarantine at home. Foto: Getty Images/iStockphoto/fotostorm
Jakarta -

Di dalam kehidupan pasutri, berhubungan intim dapat meningkatkan keeratan hubungan. Selain membuat hubungan menjadi kuat, berhubungan intim dapat membantu meningkatkan kesehatan pasutri, bahkan membuat hidup lebih panjang. Pasalnya dengan rutin berhubungan intim, risiko sejumlah penyakit bisa ditekan.

Dikutip dari Healthline, berikut beberapa rutin berhubungan intim dapat memperpanjang kehidupan pasutri:

1. Menurunkan risiko kanker

Berhubungan seks dapat membantu meringankan dan menurunkan risiko suami untuk terserang kanker prostat serta risiko istri mengalami kanker payudara. Beberapa peneliti dari Australia mengungkapkan bahwa semakin sering pria ejakulasi, semakin sedikit risiko pria terserang kanker prostat.

Sementara bagi para istri, studi juga menunjukkan bahwa para wanita yang berhubungan seks vaginal dapat menurunkan risiko kanker payudara.

2. Melawan flu dan menurunkan risiko penyakit jantung

Sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Wilkes menunjukkan bahwa hubungan intim yang dilakukan beberapa kali seminggu dapat membantu melawan flu dan demam karena adanya antibodi Immunoglobulin A (IgA).

"IgA berperan sebagai garda depan melawan flu dan demam," jelas Carl Charnetski, salah satu peneliti dari Wilkes, seperti dikutip dari Healthline, Sabtu (26/3/2022).

Selain sakit flu, studi masif dari Institut Penelitian New England menunjukkan bahwa berhubungan intim pasutri secara reguler dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung.

3. Oksitosin membantu meningkatkan kesehatan fisik dan psikologis

Hormon oksitosin yang diproduksi saat berhubungan intim, selain jadi salah satu "hormon bahagia", dapat juga membantu menurunkan stres, rasa cemas, tekanan darah, dan bahkan membantu meningkatkan kualitas tidur.

Selain itu, hormon oksitosin dapat membantu mengurangi rasa sakit seperti sakit kepala.

4. Efektif membakar kalori

Meski tentunya tidak seefektif olahraga, berhubungan intim tetap dapat membantu menurunkan kalori, bahkan dikatakan sebagai "olahraga". Studi dari Jurnal Kesehatan New England mengungkapkan bahwa 21 kalori akan terbakar saat pria usia 30-an berhubungan intim.



Simak Video "Jangan Sembarangan Bercinta di Bulan Puasa"
[Gambas:Video 20detik]
(Rosiana Muliandari/vyp)