ADVERTISEMENT

Minggu, 26 Jun 2022 21:00 WIB

Bisa Jadi Dialami Istri! Simak 5 Alasan Wanita Sulit Raih Orgasme

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Concept sex, masturbation. Hand, fingers in grapefruit, vagina symbol on a red background Ilustrasi vagina (Foto: iStock)
Jakarta -

Orgasme adalah puncak dari gairah seksual seseorang. Ketika orgasme umumnya seseorang akan mengalami perubahan mood menjadi lebih positif, sehingga akan lebih merasa bahagia.

Bagi pria mengalami klimaks saat berhubungan seksual adalah hal yang cukup mudah untuk dicapai, kecuali mereka yang memiliki gangguan kesehatan seksual.

Namun, berbeda dengan wanita yang cukup sulit untuk mendapatkan orgasme, bahkan tidak jarang wanita yang menginginkan orgasme namun tidak kunjung ia dapatkan.

Dikutip dari Mind Body Green, terdapat beberapa hal yang mungkin menjadi alasan mengapa wanita sulit untuk mendapatkan orgasme.

1. Kurang Stimulasi

Beberapa wanita merasa khawatir tidak mendapatkan orgasme saat berhubungan seksual. Hanya kurang dari sepertiga wanita yang percaya bahwa orgasme bisa didapatkan hanya dengan berhubungan seksual.

Mereka sebenarnya membutuhkan rangsangan lebih pada dirinya, terutama pada bagian klitoris. Bagi para pria jika menginginkan pasangannya mendapatkan orgasme bisa menambahkan stimulasi pada klitorisnya menggunakan tangan, vibrator, ataupun menggunakan penis itu sendiri.

2. Tidak Mendapatkan Waktu yang Cukup

Sebagian wanita memang bisa orgasme dengan mudah, namun beberapa lainnya membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai puncak gairah seksual tersebut.

Seorang wanita bisa mendapatkan orgasme ketika mendapatkan rangsangan yang intens selama 20 menit, bahkan bisa jadi lebih.

3. Belum Sembuh dari Trauma

Pelecehan seksual yang menimpa seorang wanita akan memengaruhi cara pandang wanita tersebut terhadap hubungan seksual, sekalipun dengan pasangan sendiri. Hal itu akan membuat wanita sulit untuk mendapatkan orgasme.

Penyembuhan trauma dimasa lalu membutuhkan sebuah kesabaran, belas kasihan, kepercayaan, dan rasa aman bagi korban. Ketika seorang pria mempunyai pasangan yang pernah menjadi korban pelecehan seksual bisa memulai untuk memberikan rasa aman padanya.

4. Kurang Percaya Diri dengan Tubuh Mereka

Beberapa wanita merasa tidak percaya diri dengan tubuh mereka sendiri saat berhubungan seks bersama pasangan. Pikiran tersebut dapat merusak kenikmatan saat berhubungan seksual.

Mereka kerap kali memikirkan apakah wajah mereka terlihat aneh saat berhubungan seks atau mungkin mereka mengkhawatirkan lemak perut mereka terlihat saat berhubungan seksual.

Secara perlahan wanita harus menghilangkan pikiran tersebut, karena kenikmatan seksual dapat dinikmati oleh semua wanita tanpa terkecuali.

5. Mereka Khawatir dengan Orgasme Mereka

Kesulitan mencapai orgasme mungkin bisa jadi terletak pada diri wanita sendiri. Mereka mungkin tidak yakin mampu mendapatkan orgasme, sehingga pikiran tersebut memengaruhinya selama berhubungan seksual.

Pikiran seperti "Apakah saya mampu mendapatkan orgasme?" atau "Apakah ketika saya tidak mendapatkan orgasme, pasangan saya masih mau berhubungan seks dengan saya?" menghantui pikiran mereka, sehingga mereka kesulitan mendapatkan orgasme.

Padahal ketika seorang wanita melepaskan tekanan tersebut dan menikmati hubungan seks bersama pasangan, besar kemungkinan ia akan mendapatkan orgasme.



Simak Video "Dokter Boyke Angkat Bicara Soal Heboh Istilah 'Husband Stitch'"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Adu Perspektif
×
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela
Menuju Koalisi: Kawin Paksa Vs Sukarela Selengkapnya