ADVERTISEMENT

Rabu, 06 Jul 2022 19:00 WIB

Berapa Kali Maksimal Pasangan Bercinta dalam Sehari?

Afif Ahmad Rifai - detikHealth
ilustrasi pasangan bercinta Berapa kali maksimal pasangan bercinta dalam sehari? Foto: thinkstock
Jakarta -

Frekuensi hubungan seksual kadang masih menjadi perdebatan di antara pasangan, terutama para pengantin baru. Hal yang jadi pertanyaan para pengantin baru tentang frekuensi hubungan seksual adalah apakah boleh pasangan melakukan hubungan seks berkali-kali dalam sehari?

Dikutip dari Insider, hubungan seksual yang baik dalam sehari tidak ada jumlah pastinya. Intinya adalah pasangan boleh melakukan aktivitas tersebut selama mereka nyaman dan bahagia melakukannya.

"Tidak ada batasan jumlah seks yang dilakukan oleh seseorang, tetapi ada masalah fisik yang akan timbul di kemudian hari jika melakukannya terlalu sering," ucap Diana Bitner yang merupakan seorang OB-GYN.

Meskipun pasangan masih mungkin untuk melakukan hubungan seksual berkali-kali dalam sehari. Akan tetapi, terdapat tanda yang bisa jadi sinyal bahwa tubuh sudah merasa cukup.

Tanda Pasangan Melakukan Seks Terlalu Banyak

Tanda yang cukup jelas jika sudah terlalu lama melakukan penetrasi adalah terasa kering pada vagina. Jika hal tersebut dibiarkan, khawatir akan menimbulkan goresan luka yang tentu akan terasa sangat menyakitkan bagi wanita.

"Robekan vagina dapat terjadi karena terlalu banyak berhubungan seksual, terutama jika kondisi vagina sedang kering," tutur Bitner.

Pakar Kesehatan Wanita di Santa Monica, California, Sherry Ross, juga mengatakan hal yang sama. Ia menjelaskan bahwa semakin banyak melakukan hubungan seks dalam waktu yang singkat, maka kelembaban alami yang dihasilkan oleh tubuh semakin sedikit.

"Ya bisa terjadi, sehingga gesekan yang terjadi akan terasa sakit. Itu bisa jadi sinyal tubuh untuk mengambil waktu jeda," ucapnya pada Women's Health Magazine.

Dampak Jika Terlalu Banyak Melakukan Hubungan Seks

Terdapat kemungkinan efek samping yang akan ditimbulkan jika seseorang terlalu sering melakukan hubungan seksual. Risiko infeksi kandung kemih dan vagina menjadi meningkat akibat dari rusaknya tingkat pH alami pada vagina seseorang.

"Cairan semen memiliki pH tujuh, hal itu dapat mendukung bakteri tidak sehat di dalam vagina," kata Bitner.

"Jika dikombinasikan dengan terlalu banyaknya gesekan akibat hubungan seks, hal itu dapat meningkatkan kemungkinan berpindahnya bakteri dari anus dan vagina menuju saluran kemih, sehingga menimbulkan infeksi saluran kemih," sambungnya.

Namun, hal tersebut bisa dicegah jika pasangan selalu membersihkan area kelaminnya sebelum dan setelah berhubungan seksual. Bersihkan area tersebut cukup dengan menggunakan air atau menggunakan sabun yang lembut.

Tak hanya pada wanita, dampak buruk juga akan terjadi pada pria jika terlalu banyak melakukan hubungan seksual. Dampak tersebut akibat dari terlalu banyaknya gesekan saat berhubungan seksual, seperti penis terasa sakit dan ngilu.

"Ketika seseorang berejakulasi sebanyak 8 hingga 10 kali selama akhir pekan dari Jumat hingga Minggu. Itu akan menyebabkan rasa yang tidak nyaman pada penis," ucap Jonathan Schiff, seorang asisten profesor klinis urologi di sebuah Rumah Sakit di New York.

"Namun, seiring berjalannya waktu tubuh pria akan menyesuaikan dengan hal tersebut. Namun, ada baiknya untuk melakukan hubungan seksual secara bijak," lanjutnya.

Komunikasi Adalah Kunci Nyaman Berhubungan Seks

Frekuensi hubungan seksual dalam satu hari diserahkan sepenuhnya pada pasangan. Hal itu semua didasarkan atas pilihan tiap pasangan, karena sejatinya frekuensi hubungan seksual dalam sehari tidak dibatasi.

Namun, semua itu harus dikomunikasikan antar pasangan untuk memastikan hubungan seksual yang dijalankan benar-benar sehat. Kenyamanan dan kebahagian pasangan harus diutamakan ketika berdiskusi tentang frekuensi hubungan seksual.



Simak Video "KuTips: Tips Pilih Konten Edukasi Seks di Internet Ala dr Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT