ADVERTISEMENT

Minggu, 14 Agu 2022 19:30 WIB

Ini Alasan Posisi Lotus Disebut-sebut Paling 'Bikin Enak' Versi Pakar Seks

Vidya Pinandhita - detikHealth
Bercinta dengan posisi lotus itu seperti apa? Ilustrasi penjelasan pakar seks tentang 'posisi lotus'. Foto: Getty Images/Jasmina007
Jakarta -

Dalam konteks posisi bercinta, posisi lotus disebut-sebut sebagai salah satu variasi posisi seks paling 'bikin enak'. Pasalnya pada posisi ini, pasangan saling berhadapan sehingga keintiman bisa lebih terbangun, kenikmatan pun tercapai maksimal.

Pakar seks dr Boyke Dian Nugraha, SpOG, menjelaskan, posisi lotus hanyalah satu dari beberapa posisi seks yang diyakini paling bisa menciptakan puncak kenikmatan. Selain karena adanya sentuhan pada titik-titik sensitif pria dan wanita, kenikmatan tersebut juga disebabkan kontak mata antara pria dan wanita.

"Kalau posisi lotus yang seperti bunga, itu salah satu memang ada di kamasutra atau di buku 'The Perfumed Garden' disebutkan posisi tersebut juga karena dua-duanya gerakan seperti bunga lotus yang mekar, itu juga menyentuh beberapa titik sensitif daripada pria maupun wanita," kata dr Boyke saat ditemui detikcom pada sesi temu media di acara HUT Ke-20 WISH, Kamis (11/8/2022).

"Si pria merasakan karena elastisitas (vagina) dari bunga lotus itu berdempet, otomatis gerakan-gerakannya juga merangsang dan menggairahkan," imbuhnya.

Seperti Apa Bentuknya?

Lebih lanjut menurut dr Boyke, pada seks posisi lotus, pria dan wanita saling berhadapan. Walhasil, bahasa tubuh (body language) dalam pasangan semakin terjalin.

"Pada posisi lotus dua-duanya berhadapan. Orang yang melakukan berhadap-hadapan mata ketemu mata, jadi ada yang namanya 'body language'. Jadi tentu lebih enak," pungkas dr Boyke.

Dikutip dari Insider, selain dalam aktivitas penetrasi, posisi lotus juga bisa diterapkan dalam aktivitas 'cuddling' (berpelukan). Sama halnya dengan seks, cuddling dengan posisi lotus diyakini efektif membangun keintiman pasangan.

Pada posisi lotus, sang pria duduk bersila tegak. Wanita kemudian duduk di pangkuan, dengan wajah menghadap wajah pasangan. Pihak yang dipangku melingkarkan kaki di sekitar tubuh pasangannya, kemudian saling berpelukan.

"Ini memberikan semacam gerakan yang ditanggapi banyak wanita secara seksual, merupakan gerakan goyang secara ;ambat yang secara langsung merangsang klitoris," ujar pakar seks Sadie Allison, dikutip dari The Sun.

"Plus, kamu dapat dengan bebas menyentuh tubuh satu sama lain dengan tangan atau bibirmu," pungkasnya.



Simak Video "Alasan Harus Berhenti Ikutan Fenomena FWB Menurut dr Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT