Yakin Nggak Mau Ngurangi Gula? Hati-hati, Mr P Rentan Susah Ereksi

ADVERTISEMENT

Yakin Nggak Mau Ngurangi Gula? Hati-hati, Mr P Rentan Susah Ereksi

Nurul Febian Danari - detikHealth
Minggu, 25 Sep 2022 21:00 WIB
Intimate moment of two lovers in shower, sexual desire and passion, relationship. ilustrasi seks
Foto: Getty Images/iStockphoto/Motortion
Jakarta -

Sebuah produk es teh kekinian tengan jadi sorotan karena dinilai terlalu manis. Sayang, kritikan netizen malah berbuah somasi dan harus diakhiri permintaan maaf.

Di balik manisnya es teh manis kekinian, memang ada banyak dampak buruk bagi kesehatan jika gula dikonsumsi secara berlebihan.

Fast food, snack, minuman berperasa, dan banyak makanan-makanan yang mengandung banyak gula lainnya yang mengancam kesehatan. Kadar gula yang tinggi pada tubuh dapat menyebabkan obesitas, diabetes, hingga berpengaruh pada kesehatan seksual.

Gula berlebih juga berdampak pada kehidupan seksual. Di antaranya:

1. Disfungsi Ereksi

Gula darah yang tinggi menyebabkan kerusakan pada saraf dan pembuluh darah, sehingga mempengaruhi penyerapan glukosa dari darah. Berkurangnya aliran darah ke penis mengurangi sensitivitas sehingga sulit untuk ereksi.

Penderita diabetes berisiko dua kali lebih tinggi mengalami disfungsi ereksi.

Menurut American Diabetes Association, 10 hingga 20 persen kasus disfungsi ereksi disebabkan oleh stres, depresi, ketakutan akan kegagalan seksual, dan masalah mental lainnya. Ini semua dapat berpengaruh pada orang yang memiliki diabetes.

2. Kadar Terstosteron Rendah

Kadar gula tinggi dapat menyebabkan diabetes tipe 2. Biasanya, penderita diabetes tipe 2 memiliki kadar testosteron yang lebih rendah.

Kadar gula darah yang tinggi pada pria dengan diabetes dapat mempengaruhi jumlah hormon luteinasi yang dilepaskan otak. Hormon ini dibutuhkan testis untuk membuat testosteron.

Testosteron rendah biasanya memunculkan gejala seperti tingkat energi rendah, perubahan suasana hati, cepat marah, konsentrasi buruk, kekuatan otot berkurang, hingga minat seks yang rendah.



Simak Video "Dokter Bicara soal Takaran Gula Ideal untuk Tubuh"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT