6 Hal Ini Disebut-sebut Jadi Biang Kerok Pasangan Ogah Seks, Betulan atau Mitos?

ADVERTISEMENT

6 Hal Ini Disebut-sebut Jadi Biang Kerok Pasangan Ogah Seks, Betulan atau Mitos?

Fadilla Namira - detikHealth
Minggu, 16 Okt 2022 21:00 WIB
Close up of female feet in under the sheets.
Foto: Getty Images/iStockphoto/santypan
Jakarta -

Bagi sejumlah pasangan, aktivitas seks menjadi salah satu kunci di balik hubungan yang sehat. Namun pada beberapa hubungan yang sudah terjalin lama, aktivitas seks mungkin tak akan 'semanis' pada awal-awal hubungan. Lebih lagi tak tertutup kemungkinan, penurunan hasrat seksual berpeluang meretakkan rumah tangga.

Sejumlah orang mungkin bertanya-tanya alasan pasangannya berhenti melakukan hubungan seksual, apakah karena perubahan penampilannya yang tidak lagi menarik atau faktor biologis? Beberapa percaya dengan mitos-mitos yang sama sekali tidak logis dan relevan. Atas dasar itu, timbulah rasa tidak percaya diri dan hilangnya kepercayaan satu sama lain.

Untuk mencegah hal buruk tersebut, solusinya adalah menjalin komunikasi yang baik dan paham dengan kemauan diri masing-masing daripada hanya diam menerima desas-desus yang nyatanya belum tentu benar. Lantas, mitos apa saja yang harus diabaikan?

1. Tidak Lagi Saling Mencintai

Penurunan hasrat seksual acap kali diidentikan dengan retaknya rasa cinta orang tersebut terhadap pasangannya. Nyatanya, hal ini adalah mitos belaka.

Justru seseorang harus mengkhawatirkan hal ini karena ada kaitannya dengan perubahan biologis dan perawatan medis, seperti penggunaan kontrasepsi hormonal atau nyeri kronis. Di sisi lain, ketidaktertarikan pada seks bisa disebabkan oleh perubahan psikologis, seperti kecemasan, depresi, atau perasaan tidak aman tentang seks.

2. Hubungan Hancur

Hal yang lumrah bagi pengantin baru untuk menginginkan waktu berhubungan intim yang lebih sering. Namun seiring bertambahnya waktu, terkadang kemesraan itu pun surut dan tak jarang jadi pemicu perpisahan.

Dorongan seks yang rendah sebenarnya bukanlah tanda bahwa mereka harus menyerah dalam membina suatu hubungan, melainkan jadi penyemangat untuk mereka berkomitmen dan memperjuangkan jalinan kasih yang lebih kuat lagi. Jadi, itu sebenarnya lebih merupakan perayaan daripada tanda peringatan.



Simak Video "Cegah Cacar Monyet, WHO Minta Masyarakat Hindari Seks Bebas"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT