Kenapa Jadi Makin 'Bucin' Setelah Bercinta? Ternyata Normal, Ini Alasannya

ADVERTISEMENT

Kenapa Jadi Makin 'Bucin' Setelah Bercinta? Ternyata Normal, Ini Alasannya

Nurul Febian Danari - detikHealth
Rabu, 19 Okt 2022 21:04 WIB
Shot of a young couple sharing an intimate moment in their bedroom
Makin bucin sehabis bercinta (Foto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages)
Jakarta -

Bercinta tak hanya berkaitan dengan hasrat seksual yang tertuntaskan saja. Aktivitas bercinta menjadi sesi yang berhasil membuat pasangan semakin terikat secara batin. Ada beberapa alasan mengapa seseorang merasakan keterikatan emosional alias semakin jatuh cinta pada pasangan seusai bercinta.

Pada beberapa kasus, pasangan yang menjalani hubungan jarak jauh tak lagi 'meletup-letup' perasaannya lantaran intensitas pertemuannya pun berkurang. Kondisi ini berpengaruh pada kehangatan dalam hubungan yang juga ikut berkurang.

Alasan Wanita Lebih Bucin Setelah Seks

Perasaan bucin atau ingin terus menempel pada pasangan merupakan hal yang wajar terjadi. Ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, sebagai berikut:

1. Hormon

Saat bercinta, tubuh melepaskan hormon oksitosin yang juga disebut sebagai hormon cinta. Hormon ini memberikan ikatan emosional pada pasangan sehingga memberikan efek bahagia setelah bercinta. Tak hanya keterikatan, oksitosin yang dilepaskan juga memberikan pengaruh kepercayaan yang kuat pada pasangan.

Oksitosin seperti obat yang menciptakan keinginan untuk terikat. Sehingga ketika seseorang tidak mendapatkannya, mungkin timbul rasa cemas dan mudah tersinggung.

Perasaan bucin umumnya muncul dari seks yang memuaskan. Pengalaman atau seks yang tidak menyenangkan yang belum disetujui tidak sama dengan keterikatan. Bahkan jika seseorang menikmati diri sendiri, oksitosin tidak secara otomatis berarti terikat dan membentuk ikatan emosional.

Bahayanya, hormon ini juga berlaku pada orang asing. Pada orang yang melakukan hubungan cinta satu malam sekalipun bisa muncul perasaan atau ikatan yang sama. Tak heran bagaimana bagi wanita, cinta satu malam lebih menyiksa secara batin.

2. Psikologis

Aktivitas seksual biasanya menjadi ungkapan cinta kepada seseorang. Tak hanya untuk kesenangan bersama, bercinta biasanya dilakukan untuk merasa terhubung dengan pasangan. Keintiman yang dirasakan, akan menimbulkan kedekatan secara emosional.

Memeluk atau berbaring berdekatan setelah berhubungan seks dapat menyebabkan suasana hati yang lebih penuh kasih. Dalam beberapa hal, pelukan intim ini bisa terasa lebih rentan dan membangun keterikatan daripada seks itu sendiri.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT