4 Makanan Ini Diyakini Ampuh Bikin Miss V Kencang dan Awet Muda, Apa Saja Tuh?

ADVERTISEMENT

4 Makanan Ini Diyakini Ampuh Bikin Miss V Kencang dan Awet Muda, Apa Saja Tuh?

Irene Putri Wibowo - detikHealth
Rabu, 09 Nov 2022 22:00 WIB
Concept sex, masturbation. Hand, fingers in grapefruit, vagina symbol on a red background
Ilustrasi (Foto: iStock)
Jakarta -

Kesehatan vagina patut menjadi sorotan penting bagi wanita. Di samping kebiasaan menjaga kebersihan, perlu diketahui bahwa asupan makanan ke dalam tubuh juga bisa memengaruhi kesehatan area vagina.

Makanan yang sehat dapat membantu mengurangi rasa kram pada vagina, mengurangi kekeringan, bahkan melawan infeksi.

Sebaliknya, makanan tidak sehat dapat menimbulkan beberapa risiko seperti kering di area vagina dan gangguan pada siklus menstruasi.

Dikutip dari health, berikut daftar makanan yang sehat dan tidak sehat bagi vagina.

Makanan Sehat Bagi Vagina

1. Plain Yogurt

Yogurt merupakan salah satu makanan kaya akan probiotik, terutama probiotik sehat untuk vagina. Vagina memiliki pH asam, setiap aktivitas yang dilakukan seperti olahraga hingga perasaan stres dapat mengubah pH vagina.

Maka dari itu, yogurt berperan sebagai nutrisi dan probiotik baik serta mengandung bakteri lactobacillus acidophilus untuk membantu menjaga pH vagina dalam kisaran asam, serta menurunkan risiko jenis infeksi lainnya.

"Probiotik dapat membantu menjaga pH vagina agar memiliki tingkat yang sama, apa pun yang terjadi," ujar dr Shirazian seorang obgyn di New York dari The Complete A to Z for Your V.

2. Jus Canberry

Siapa sangka, buah canberry diyakini efektif mencegah infeksi saluran kemih. Pakar mengungkapkan bahwa mengonsumsi jus canberry setiap hari dapat membantu membuang bakteri di dalam tubuh, terutama bakteri di area vagina.

3. Air Putih

Sudah tidak diragukan lagi bahwa air putih memiliki segudang manfaat. Dengan menjaga tubuh agar tetap terhidrasi, energi pun bakal terus terjaga.

Pakar merekomendasikan bagi wanita yang mengalami kekeringan vagina, untuk minum air putih sebanyak sampai 8 gelas setiap hari.

Seperti halnya dehidrasi pada area kulit lain, dehidrasi vagina akan membuat kulit vulva (bagian luar) terasa kering atau gatal. Menggaruk bagian luar vagina dapat memicu infeksi.

4. Jahe

Selain baik untuk vagina, jahe juga dapat membantu mengurangi rasa sakit saat menstruasi. Salah satu studi di Journal of Alternative and Complementary Medicine menemukan bahwa jahe sama efektifnya dengan ibuprofen untuk meredakan kram saat menstruasi.

Tak perlu pusing, mengolah jahe tidak susah kok! Salah satunya, bisa dijadikan bahan teh jahe hangat.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT