Usai Klimaks, Berapa Lama Harus Istirahat Sebelum Masuk 'Ronde Dua?'

ADVERTISEMENT

Usai Klimaks, Berapa Lama Harus Istirahat Sebelum Masuk 'Ronde Dua?'

Alethea Pricilla - detikHealth
Kamis, 10 Nov 2022 19:30 WIB
ilustrasi pasangan/tips seks
Jangan terburu-buru, beri waktu istirahat sebelum lanjut sesi bercinta. (Foto: Getty Images/iStockphoto/golfcphoto)
Jakarta -

Bagi pria dan wanita terutama pasangan muda, bercinta menjadi salah satu aktivitas yang sangat ditunggu-tunggu. Tak heran, ketika berhubungan seks mereka bisa melakukannya lebih dari satu ronde.

Namun perlu diketahui, setelah mencapai klimaks, tubuh membutuhkan beberapa waktu untuk kembali normal. Pada waktu tersebut, otot yang menegang akan kembali releks dan tekanan darah menjadi normal. Lalu, berapa lama pria dan wanita harus menunggu untuk bercinta ke 'ronde' selanjutnya?

Pria

Saat mencapai klimaks atau ketika sudah terpuaskan, penis akan kehilangan hasrat seksual. Kondisi itu disebut periode refrakter, pria tidak menanggapi rangsangan seksual.

Dikutip dari Pulse, International Society for Sexual Medicine menunjukkan periode refrakter dipicu karena lonjakan prolaktin yang merupakan hormon yang dikeluarkan oleh kelenjar pituitari bersama dengan penurunan testosteron. Hormon inilah yang membuat pria tidak dapat ereksi.

Berapa lama periode refraktori berlangsung tergantung pada berbagai faktor, misalnya usia.

Pria muda dengan usia 20-an mungkin hanya membutuhkan beberapa menit sebelum mereka dapat ereksi lagi sedangkan pria berusia 30-an dan 40-an membutuhkan 30 hingga 60 menit atau bahkan lebih.

Wanita

Sebuah studi menyebut, lonjakan prolaktin pasca orgasme memiliki 400 kali lebih tinggi pada orgasme hubungan seksual dibandingkan orgasme masturbasi. Artinya, klimaks setelah hubungan seksual dapat menyebabkan periode refrakter yang lebih lama dibandingkan setelah melakukannya sendiri.

Tak hanya itu, satu studi lainnya terhadap 174 mahasiswa menemukan 96 persen wanita memiliki hipersensitivitas terhadap klitoris setelah orgasme. Alhasil, mereka bisa menolak stimulasi klitoris lebih lanjut. Ini mirip dengan sensitivitas penis yang dialami pria setelah klimaks. Namun, perlu diketahui, wanita dapat multi-orgasme.



Simak Video "Cegah Cacar Monyet, WHO Minta Masyarakat Hindari Seks Bebas"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT