Selasa, 14 Jul 2020 07:58 WIB

Main Game 22 Jam, Remaja Ini Kena Stroke dan Tangannya Lumpuh

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Ilustrasi main game mobile Berlebihan main game bisa berdampak buruk bagi kesehatan (Foto: Shutterstock)
Jakarta -

Seorang remaja di China tak bisa menggerakkan tangan kirinya setelah berlebihan main game gara-gara lockdown. Dalam sehari, ia menghabiskan waktu 22 jam di depan komputer.

Xiaobin, remaja 15 tahun tersebut, dilarikan ke rumah sakit di kota Nanning setelah tiba-tiba pingsan. Ia didiagnosis mengalami stroke serebral.

Ahli saraf di rumah sakit, dr Li, mengatakan remaja ini mengalami stroke karena gaya hidup tidak sehat yakni main game berlebih dan sering begadang.

"Penyebabnya adalah tidur tidak teratur dan makan tidak teratur karena tidak sekolah. Orang tua juga terlalu membiarkan," katanya pada media lokal, dikutip dari Dailymail.

"Kurang nutrisi dan istirahat mengurangi aliran darah dan oksigen di otak dan memicu stroke serebral," lanjutnya.

Saat ini, Xiaobin tengah menjalani perawatan. Dokter mengaku sulit memperkirakan apakah remaja ini akan pulih sepenuhnya.



Simak Video "Naegleria fowleri, Si Amuba Pemakan Otak yang Mematikan"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)