Kamis, 24 Okt 2019 19:02 WIB

3 Alasan Jokowi Tunjuk dr Terawan Jadi Menkes Meski Dibayangi Kontroversi

Hendra Kusuma - detikHealth
Menkes Terawan berkunjung ke RSPAD Gatot Soebroto usai dilantik. (Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth)
Jakarta - dr Terawan Agus Putranto memiliki rekam jejak pernah mendapat sanksi oleh Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Indonesia (MKEK), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) karena dianggap melanggar kode etik. Namun demikian Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap memilihnya sebagai Menteri Kesehatan di Kabinet Indonesia Maju karena beberapa alasan.

Menurut Jokowi pria yang dulu menjabat sebagai Kepala RSPAD Gatot Soebroto ini dinilai memiliki kemampuan manajemen baik. Sebagai seorang menteri kemampuan manajemen lebih diutamakan agar urusan personalia dan distribusi anggaran di Kementerian Kesehatan bisa berjalan lancar, membawa manfaat bagi masyarakat.


"Kedua beliau juga ketua dokter militer dunia. Artinya apa, artinya track record beliau tidak diragukan," kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Kamis (24/10/2019).

Terakhir Jokowi juga melihat pengalaman lapangan dr Terawan saat menghadapi bencana. Sebagai negara yang rawan bencana harapannya dr Terawan dapat merespons dengan baik masalah tersebut demi rakyat Indonesia.

"Karena kita selalu berada di posisi bencana, endemik. Dan saya lihat waktu beberapa kali saya undang orientasinya (dr Terawan) adalah preventif," pungkas Jokowi.



Simak Video "Arahan Jokowi: PeduliLindungi Bisa Dihubungkan ke Aplikasi di LN"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)