Rabu, 12 Agu 2020 14:22 WIB

Rusia Umumkan Vaksin Corona Pertama di Dunia, Begini Reaksi AS

Ayunda Septiani - detikHealth
In this handout photo taken on Thursday, Aug. 6, 2020, and provided by Russian Direct Investment Fund, a new vaccine is on display at the Nikolai Gamaleya National Center of Epidemiology and Microbiology in Moscow, Russia. Russia on Tuesday, Aug. 11 became the first country to approve a coronavirus vaccine for use in tens of thousands of its citizens despite international skepticism about injections that have not completed clinical trials and were studied in only dozens of people for less than two months. (Alexander Zemlianichenko Jr/ Russian Direct Investment Fund via AP) Vaksin Sputnik V buatan Rusia. (Foto: AP/Alexander Zemlianichenko Jr)
Topik Hangat Vaksin Corona Rusia
Jakarta -

Presiden Rusia Vladimir Putin hari Selasa (11/8/2020) mengumumkan bahwa Rusia telah menjadi yang pertama di dunia yang memberikan persetujuan peraturan untuk vaksin virus Corona.

Meski demikian, Menteri Kesehatan Amerika Serikat (AS) Alex Azar mengatakan bahwa AS tidak akan terpengaruh oleh klaim temuan vaksin virus Corona pertama dari Rusia. Disebutkan Azar, AS lebih memprioritaskan keamanan dan efektivitas dalam pengembangan vaksin.

"Intinya bukan menjadi yang pertama dengan vaksin, intinya adalah memiliki vaksin yang aman dan efektif untuk masyarakat Amerika dan masyarakat dunia," jelas Azar dikutip dari ABC News.

"Kami membutuhkan data yang transparan, dan itu harus data tahap ketiga, yang menunjukkan bahwa vaksin itu aman dan efektif," tambah Azar.

Klaim Rusia atas vaksin tersebut telah menimbulkan keraguan dari berbagai para ahli, yang mengatakan bahwa negara tersebut menyetujui vaksin hanya berdasarkan data awal yang tidak lengkap.

Selain itu, Komisaris Food and Drug Administration (FDA) Scott Gottlieb juga mengkritik klaim soal vaksin Rusia yang dianggap masih terlalu dini untuk diresmikan menjadi vaksin.

"Rusia 'menyetujui' vaksin yang setara dengan data fase I mungkin merupakan upaya lain untuk memicu keraguan atau mendorong AS untuk memaksa tindakan awal pada vaksin kami," tulis Gottlieb dalam postingan Twitternya.

Pakar ahli infeksi menular terkenal di AS, Dr Anthony Fauci, berharap bahwa Rusia bisa membuktikan vaksin yang mereka produksi aman.

"Saya berharap Rusia benar-benar telah membuktikan secara pasti bahwa vaksin itu aman dan efektif. Saya benar-benar ragu bahwa mereka telah melakukan itu," ujar Fauci.



Simak Video "Sputnik V Jadi Nama Vaksin Corona Rusia"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
Topik Hangat Vaksin Corona Rusia