Selasa, 29 Sep 2020 19:02 WIB

Curhat Pasien COVID-19, Tertular Setelah Acara Kumpul Keluarga

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal
Jakarta -

Seorang pasien Corona bernama Welky Pakpahan menceritakan bagaimana COVID-19 dengan cepatnya menular di antara anggota keluarganya. Bahkan, hingga kini orang tuanya masih harus menggunakan ventilator agar bisa berjuang melawan penyakit ini.

Kisah ini bermula ketika Welky melakukan pertemuan dengan keluarga besarnya di rumah orang tuanya di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara. Ia menceritakan, dalam pertemuan itu ada adiknya yang baru pulang dari Bali dan juga kedua orang tuanya untuk melakukan urusan bisnis keluarga.

"Hari Senin aku ke sana, terus hari Kamis aku pergi lagi, aku lihat itu mereka (orang tua) sudah agak lemas gitu. Pas hari Jumatnya itu badan aku sendi-sendi aku langsung lemas kaya meriang, aku langsung bilang kayanya aku kena (COVID-19)," kata Welky dalam siaran pers BNPB melalui kanal YouTube Senin (28/9/2020).

Setelah menyadari gejala-gejala yang muncul, Welky pun meminta adiknya untuk melakukan tes swab dan dinyatakan positif COVID-19. Hingga akhirnya, ia memutuskan untuk bersama-sama dengan keluarga besarnya melakukan tes swab.

"Secara saya merasakan itu dampak COVID-nya itu parah sekali, karena setelah saya sudah tahu papa mama kena, seluruh di Pantai Indah Kapuk rumah itu juga pasti ikut swab, langsung dua ART itu positif, langsung dua cucu itu juga positif. Jadi dampak klaster keluarga itu sangat seram sekali," jelas Welky.

Meski begitu, Welky bersyukur bahwa anak dan istrinya tidak ikut tertular COVID-19. Namun, ia merasa sedih harus berpisah dengan keluarga tercintanya, karena harus menjalani perawatan di rumah sakit.

"Aku nggak bisa ketemu anakku, nggak bisa ketemu istriku, aku di sini sendirian cuman bisa merenung-merenung," ujarnya.

Welky pun menyayangkan masih banyak orang yang tidak mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah. Padahal, bisa saja orang-orang tersebut telah tertular Corona dan tidak memiliki gejala, kemudian tanpa sadar menularkan COVID-19 pada keluarganya di rumah.

"Mereka nggak tahu kalau OTG itu yang kasihan orang tua, seperti orang tua saya sampai sekarang masih dipakai oksigen yang gede-gede itu," ucapnya.

"Aku bukan takut, yang aku takut itu keluarga saya, istri dan anak yang kena," tambahnya.

Mengingat besarnya dampak penularan COVID-19, Welky meminta kepada masyarakat yang merasa memiliki gejala untuk langsung melakukan tes Corona. Pasalnya, ini untuk menghindari adanya risiko penularan COVID-19, termasuk di lingkungan keluarga.



Simak Video "Curhat Pasien Corona yang Alami Klaster Keluarga"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)