Selasa, 13 Okt 2020 13:47 WIB

13 Oktober No Bra Day, Ini 5 Mitos Soal Bra yang Sering Dipercaya

Firdaus Anwar - detikHealth
Woman in underwear store indoors horizontal shot. 5 mitos soal bra yang sering dipercaya. (Foto ilustrasi: Dok. iStock)
Topik Hangat No Bra Day 2020
Jakarta -

Setiap tanggal 13 Oktober, netizen ramai-ramai menggaungkan tagar "No Bra Day" atau hari tanpa memakai bra. Di hari ini sebagian orang mengunggah foto-foto ketika dirinya atau orang lain sedang melepaskan atau tidak memakai bra di media sosial.

Sejarah No Bra Day tidak diketahui pasti, namun seringnya dikaitkan dengan masalah kesehatan karena penggunaan bra. Satu penjelasan yang populer adalah No Bra Day dilakukan untuk memperingati kanker payudara dan secara umum mendorong wanita untuk lebih memperhatikan kesehatannya.

Hanya saja hingga saat ini di internet masih sering beredar informasi atau mitos keliru terkait penggunaan bra dan payudara. Apa saja itu? Berikut rangkumannya seperti dikutip dari Medical News Today:

1. Lepas bra bikin payudara kendur

Ada anggapan populer bahwa tanpa bra sebagai penyangga maka payudara lama-lama akan menjadi kendur karena pengaruh gravitasi. Kenyataannya menurut Profesor Mary Jane Minkin dari Yale University tidak ada bukti ilmiah yang cukup untuk mengonfirmasi hal tersebut.

Pada dasarnya payudara bisa kendur karena berbagai faktor mulai dari genetik, berat badan, hingga proses alami penuaan.

2. Pakai bra bikin payudara kendur

Sebaliknya, ada juga yang beranggapan keseringan memakai bra akan membuat payudara mudah kendur. Kepercayaan ini muncul berdasarkan studi yang dilakukan oleh peneliti bernama Jean-Denis Rouillon usai melihat data dari 330 wanita berusia 15-35 tahun.

Rouillon menganggap kebiasaan memakai bra bisa membuat otot payudara jadi tidak terlatih karena terus ditopang. Oleh sebab itu melepas bra disebut bisa mendorong otot-otot payudara untuk berkembang sehingga bentuknya lebih terjaga dan tidak kendur.

Penelitian Rouillon tidak pernah mendapat analisa ahli lain dan dipublikasikan secara resmi.

Ahli bedah payudara dr Amber A. Guth dari NYU Langone Medical Center berkomentar bahwa payudara bukanlah organ yang berisi otot. Karena itu anggapan melepas bra bisa melatih otot payudara sebetulnya keliru.

"Payudara tidak seperti otot perut atau tangan yang bisa kamu latih," kata dr Amber seperti dikutip dari Fox News.

3. Bra bisa picu kanker payudara

Anggapan bra bisa memicu kanker payudara jadi salah satu alasan populer diramaikannya No Bra Day. Padahal menurut ahli anggapan ini keliru karena tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan wanita memakai bra lebih rentan terhadap kanker.

Menurut ahli penyakit dalam dari Rumah Sakit Dharmais, dr Nia Novianti, SpPD, pakai bra atau tidak sebenarnya bukan jadi masalah.

"Sebenarnya ini bukan untuk kankernya langsung, ya. Lebih ke kesehatan jaringan payudaranya sendiri. Untuk memberikan sirkulasi ke kulit payudara," katanya beberapa waktu lalu.

"Lebih baik kita berikan waktu si payudara untuk bernapas. Karena kawatnya itu menghambat aliran limpatik atau aliran getah bening di payudara, sehingga memang disarankan waktu tidur atau tidak beraktivitas itu dilepas. Kalau ke risiko kankernya, sih, belum terbukti," pungkasnya.

4. Tidur pakai bra bisa bikin payudara kencang

Aktris asal Amerika Serikat, Halle Berry, pernah mengaku dalam sebuah wawancara ia punya kebiasaan tidur sambil memakai bra sejak usia 16 tahun. Hal ini kemudian dipercaya jadi alasan kenapa bentuk payudaranya bisa tetap kencang.

Lagi-lagi dr Amber membantah bahwa bra dapat berkontribusi terhadap bentuk payudara. Pada dasarnya payudara setiap wanita akan mengendur dan ini hal yang alami terjadi.

"Tidak ada bukti ilmiah memakai bra atau tidak memakai bra akan menimbulkan perbedaan pada apa yang akan terjadi pada payudara kamu seiring berjalannya waktu," kata dr Amber.

5. Bra tidak perlu sering dicuci

Ada anggapan bahwa bra bisa berkali-kali digunakan, tidak perlu rutin dicuci karena relatif lebih bersih usai dipakai daripada pakaian dalam lain. Hal tersebut keliru karena bra yang berkontak dengan kulit tetap akan terpapar oleh keringat dan kotoran.

Penulis buku "The Bra Book", Jene Luciana, menyebut kain yang ada di bra akan lebih mudah untuk usang atau rusak bila terus terpapar oleh kotoran dan minyak dari keringat.

"Jadi untuk membuat bra berumur panjang, kamu harus bisa memastikan bra dicuci sampai bersih setiap selesai dipakai," kata Jane.



Simak Video "Payudara Prostetik untuk Pengidap Kanker Payudara"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)
Topik Hangat No Bra Day 2020