Rabu, 11 Nov 2020 20:54 WIB

Awas! Kedinginan Sepanjang Hari Menandakan Risiko Kematian Dini

Zintan Prihatini - detikHealth
kedinginan Kedinginan sepanjang hari (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Tidak ada yang dapat menjamin seseorang akan hidup lama dan berumur panjang. Bussiness Insider melaporkan 21 negara bagian Amerika Serikat mengalami peningkatan angka kematian bagi penduduk yang berusia antara 20 dan 55 tahun. Biasanya kematian yang akan datang menunjukkan tanda-tanda perubahan fisik seperti lemahnya tubuh dan lebih banyak tidur.

Ketika kematian mendekat, beberapa orang mungkin menyadarari perubahan fisik yang terjadi seperti perubahan pernapasan maupun berkurangnya intensitas buang air. Kenali tanda-tanda kematian dini yang bisa terjadi pada kapan dan siapa pun dikutip dari Cheat Sheet.

1. Detak jantung di atas 90 BPM

Analisis CMAJ menghubungkan detak jantung di atas 90 denyut per menit (BPM) saat istirahat dengan risiko kematian yang lebih tinggi. Cara menurunkannya bisa dengan jalan secara teratur, mengurangi stres, dan hindari merokok. Olahraga setiap hari akan memengaruhi detak jantung.

2. Merasa kedinginan sepanjang waktu

Sebelum seseorang meninggal, sirkulasi darah terfokus pada organ vital. Hal itu menandakan tidak adanya rasa hangat dari aliran darah yang mengalir ke tangan, kaki, dan tungkai. Anggota badan bagian lain mungkin akan terlihat membiru, pucat, atau timbulnya bintik-bintik.

3. Sering mengalami bau mulut

Bau mulut juga dapat menandakan masalah kesehatan mendasar yang cukup serius. Jika setelah minum air putih dan menggosok gigi sehabis makan masih merasakan bau mulut, periksakan diri ke dokter gigi. Sampaikan gejala dan keluhan yang dirasakan pada mulut.

4. Hilangnya kemampuan mencium secara perlahan

Indra penciuman dapat melemah seiring dengan bertambahnya usia. Dalam sebuah penelitian, kehilangan kemampuan untuk mencium adalah sinyal genetik berkurangnya kemampuan untuk bertahan hidup, dan kematian dini mungkin akan terjadi dalam lima tahun. Kehilangan kemampuan untuk mencium bukan hanya tanda kematian dini, tapi juga dapat mengindikasikan Alzheimer maupun penyakit lainnya.

5. Berhenti bernapas sementara ketika tidur

Jika napas berhenti sementara baik ketika bangun maupun saat tidur, dapat mengindikasikan sleep apnea atau gangguan tidur yang membuat napas penderitanya berhenti secara singkat selama beberapa kali saat tidur. Masalah tidur ini dapat berdampak fatal karena memicu masalah jantung dan komplikasi kesehatan lainnya yang dapat meningkatkan risiko kematian dini.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video " Kata Epidemiolog soal Dihapusnya Angka Kematian untuk Indikator PPKM "
[Gambas:Video 20detik]