Sabtu, 23 Jan 2021 12:10 WIB

Seberapa Penting CT Value dalam Pemeriksaan COVID-19? Ini Penjelasannya

Zintan Prihatini - detikHealth
Polda Metro Jaya mengadakan rapid test antigen gratis dalam Operasi Lilin Jaya 2020. Salah satu lokasi rapid test antigen berada di pos wilayah Cilandak. CT Value COVID-19 (Foto: Dedy Istanto)
Topik Hangat CT Value COVID-19
Jakarta -

Diagnosis COVID-19 saat ini dapat menggunakan reverse-transcriptase polymerase chain reaction (realtime RT-PCR) yang diuji di laboratorium. Hasil tes biasanya menunjukkan positif atau negatif menggunakan tes kualitatif, sedangkan yang lainnya menyertakan tes kuantitatif berupa angka yang disebut cycle threshold value atau CT value.

CT value atau ambang batas siklus merupakan titik di mana reaksi mencapai intensitas fluoresens di atas tingkat latar belakang. CT value menunjukkan kapan target asam nukleat terdeteksi dalam proses amplifikasi.

CT value dihasilkan dari proses amplifikasi berulang sekitar 40 siklus, dan sinyal fluoresens yang dihasilkan berbanding lurus dengan amplifikasi yang terjadi. Di satu titik, jumlah sinyal fluoresens akan mencapai nilai minimum untuk dapat diintrepetasikan sebagai hasil positif.

Sebenarnya seberapa penting CT value dalam pemeriksaan COVID-19?

Dikutip dari laman RS UI, beberapa jurnal menyebut bahwa CT value berbanding terbalik dengan kemampuan virus untuk menular pada orang lain. Itu menandakan semakin tinggi CT value, maka semakin rendah kemungkinan virus untuk menyebabkan infeksi.

Penelitian tersebut melakukan perbandingkn antara CT value dengan kultur virus. Peneliti menemukan bahwa virus pada sampel yang memiliki CT value lebih dari 34, tidak menyebabkan infeksi.

Kondisi tersebut membuat beberapa dokter menggunakan CT value agar menentukan kemungkinan penularan penyakit lebih lanjut, dan menentukan apakah seseorang perlu melakukan isolasi mandiri atau tidak. Namun, pada jurnal lain ditemukan perolehan CT value yang berbeda untuk kondisi yang tidak menyebabkan infeksi atau penularan.

CT value yang didapatkan bergantung pada beberapa hal, meliputi metode pengambilan sampel, jumlah materi genetik yang terkandung dalam sampel, metode ekstraksi yang dipakai, dan kit PCR yang digunakan. Maka dari itu, diperlukan kehati-hatian dan pertimbangan yang tepat dalam menggunakan CT value sebagai dasar penanganan pasien.



Simak Video "Begini Cara Aman Menyusui Bayi dari Ibu yang Positif Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)
Topik Hangat CT Value COVID-19