Sabtu, 20 Feb 2021 07:19 WIB

Hujan Semalaman Sampai Banjir, Waspadai Penyakit Ini

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Sejumlah warga menerobos banjir di kawasan Kampung RW04 Cipinang Melayu, Jakarta Timur, Jumat (19/2). Saat ini banjir setinggi 1 meter lebih masih menggenangi kawasan banjir tersebut dan diprediksi jika hujan lagi maka akan lama surutnya Banjir di wilayah Jakarta. (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Curah hujan tinggi menyebabkan sejumlah wilayah di Jabodetabek terendam banjir. Hujan yang tak kunjung berhenti sejak Jumat malam (19/2/2021) hingga pagi ini (20/2/2021) membuat rumah-rumah terendam banjir bahkan ketinggian air mencapai 1 meter.

Berbicara soal banjir, ada risiko kesehatan yang bisa muncul. Mereka yang terkena dampak banjir berisiko terinfeksi penyakit yang ditularkan melalui kontak langsung dengan air yang tercemar.

Berikut penyakit-penyakit yang bisa muncul saat banjir:

1. Diare

Saat banjir melanda, akses air bersih menjadi sulit. Bagi mereka yang akhirnya harus mengungsi, dapur umum bisa jadi salah satu titik rawan penyebab diare. Bila tidak dimasak dengan baik, makanan bisa terkontaminasi kuman yang mengganggu pencemaran hingga menyebabkan diare.

2. Leptospirosis

Bangkai dan kencing tikus juga harus diwaspadai sebagai sumber penyakit di musim hujan, apalagi bila terjadi banjir. Bakteri Leptospira yang ditularkan lewat kencing tikus bisa memicu leptospirosis.

Penularannya bisa terjadi melalui luka terbuka atau melalui kulit yang berada di dalam air dalam waktu yang lama atau selaput lendir mata dan mulut. Gejalanya adalah flu normal dengan sakit kepala, demam, nyeri otot, infeksi mata merah dan mata berair.

3. ISPA

Lembab dan dingin saat banjir akan meningkatkan risiko infeksi karena daya tahan tubuh cenderung menurun, alhasil Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan keluhan umum yang banyak dijumpai saat banjir terjadi.

4. Hipotermia

Anak-anak dan orang tua berisiko mengalami hipotermia selama banjir. Gejalanya tergantung pada tingkat keparahan hipotermia.

Hipotermia adalah keadaan darurat medis yang terjadi ketika tubuh kehilangan panas lebih cepat daripada menghasilkan panas. Kondisi ini menyebabkan suhu tubuh sangat rendah yaitu di bawah 35 derajat celcius.



Simak Video "Tips Jaga Kesehatan Saat Banjir di Masa Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)