Viral Terapi 'Kursi Perawan', Benarkah Bikin Rapet Lagi? Yuk Jajal Sendiri

ADVERTISEMENT

Viral Terapi 'Kursi Perawan', Benarkah Bikin Rapet Lagi? Yuk Jajal Sendiri

Vidya Pinandhita - detikHealth
Sabtu, 06 Nov 2021 17:11 WIB
Jakarta -

Baru-baru ini, sebuah video berisi 'kursi perawan' viral di Tiktok. Klaimnya, kursi bernama 'Emsella Chair' ini bisa mengembalikan keperawanan. Cukup dengan duduk anteng 30 menit, penggunanya bisa menjadi perawan kembali. Bagaimana bisa?

Dokter kecantikan di The Clinic Beautylosophy Alam Sutera alias klinik yang menyediakan treatment Emsella, dr Mellya Harsono, menjelaskan pada dasarnya, alat ini bekerja mengencangkan area otot pelvis dengan energi seperti meremas pada dudukan kursi. Tak hanya mengecangkan area kewanitaan, melainkan juga area kantung kemih dan organ perut.

"Jadi alat ini selain untuk mengencangkan area kewanitaan juga bisa mengencangkan area bagian kantung kemih dan organ perut kita. Terutama pada saat kita mungkin proses aging, melahirkan, mengandung kan ada proses perubahan organ-organ dalam tubuh kita terutama wanita," terang dr Melly dalam bincang-bincang eksklusif dengan detikcom, Rabu (3/11/2021).

Emsella Chair, treatment yang diklaim bisa 'mengembalikan keperawanan' alias mengencangkan otot area kewanitaan.Emsella Chair, treatment yang diklaim bisa 'mengembalikan keperawanan' alias mengencangkan otot area kewanitaan. Foto: Vidya Pinandhita

Dengan fungsi tersebut, selain untuk mengencangkan otot area kewanitaan, sejumlah pasien mengandalkan treatment ini untuk mencegah dan mengatasi inkontinensia atau kondisi tidak bisa menahan rasa ingin buang air kecil atau air besar.

Bagaimana keperawanan balik lagi?

dr Melly meluruskan, yang dimaksud 'keperawanan' dalam treatment ini adalah efek otot yang lebih kencang, seperti sebelum melahirkan. Walhasil, efek dari treatment ini banyak dirasakan oleh pasangan. Saat berhubungan seks, vagina terasa lebih rapat, ibarat kembali lagi ke 'malam pertama'.

"Mungkin orang-orang mikir seperti itu, (perawan) kalau selaput dara masih utuh di dalam kita nggak bolong sama sekali. Padahal sebenarnya selaput keperawanan itu setiap orang bentuknya berbeda-beda. Ada yang mungkin tipis banget seperti nggak ada kelihatannya. Apakah orang dengan kondisi seperti itu disebut tidak perawan?" ujar dr Melly.

"Pasangan yang mungkin merasa awalnya kan ada proses melahirkan segala macam, otomatis ototnya akan sedikti longgar, kendur. Dengan alat ini kita kencangin. otomatis yang awalnya kendur, kita rangsang otot-ototnya kembali menciut otomatis akan lebih kencang, otomatis akan lebih sempit," pungkasnya.

(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT