Rabu, 17 Nov 2021 05:36 WIB

Langka! Wanita Ini Jadi Orang Kedua di Dunia yang 'Sembuh' Alami dari HIV

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
ilustrasi obat antiretroviral Ilustrasi sembuh dari HIV (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Seorang wanita yang tak disebutkan namanya menjadi orang kedua di dunia yang dinyakan 'bersih' dari HIV (human immunodeficiency virus) setelah terinfeksi pada 2013. Ia 'sembuh' secara alami tanpa treatment apapun.

Dijuluki 'Esperanza patient', diambil dari tempat tinggalnya di Argentina, wanita ini pertama kali terdiagnosis HIV-1 pada 2021. Setelah 8 tahun pemeriksaan lanjutan, dengan total 10 tes viral load, saat ini tidak ditemukan lagi bukti adanya infeksi.

Sebelumnya, ada dua kasus pasien dinyatakan 'sembuh' dari infeksi HIV. Keduanya adalah Timothy Ray Brown alias 'Berlin patient' (didiagnosis positif pada 1995) dan 'London patient' (didiagnosis pada 2003). Bedanya, keduanya dinyatakan bebas HIV setelah menjalani transplantasi stem cell.

Sejak saat itu, para ilmuwan berusaha mempelajari bagaimana tubuh secara alami bisa melawan virus. Termasuk tanpa bantuan obat maupun transplantasi, yang sangat langka dan mereka sebut sebagai 'elite controller'.

Di antara kaum elit tersebut, Esperanza patient cukup diperhitungkan karena biasanya masih ada tanda-tanda virus yang terdeteksi.

Menurut para peneliti, apa yang terjadi pada Esperanza patient adalah tingkatan yang lain. Wanita ini tampak mencapai kondisi benar-benar bersih dari replikasi HIV-1. Selama 8 tahun pemeriksaan lanjutan, ia hanya satu kali mengonsumsi ART (antiretroviral) yakni saat hamil antara 2019-2020.

"Yang membedakannya dari 'elite controller' lain adalah tidak adanya provirus HIV-1 dan partikel virus HIV-1 yang bisa bereplikasi pada banyak sel," kata ilmuwan yang melaporkan kasus ini, dikutip dari Sciencealert.

Satu-satunya kasus yang menyerupai Esperanza patient adalah Californian patient yakni Loreen Willenberg. Pasien ini tidak menunjukkan adanya infeksi pada pemeriksaan peripheral blood mononuclear cells (PBMCs).

"Apakah ini menyiratkan bahwa pasien kami membentuk penyembuhan yang mensterilkan infeksi secara alami? Kami meyakininya demikian, tetapi tidak bisa membuktikan," kata para ilmuwan.



Simak Video "'Triple Tragedy' yang Mengacaukan Sistem Kesehatan Kenya"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)