Rabu, 15 Des 2021 14:30 WIB

Selain Spinal Cord Injury, Laura Anna Juga Sempat Alami Ini usai Kecelakaan

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Laura Anna Laura Anna meninggal dunia. (Foto: Dok. Instagram)
Jakarta -

Usai berjuang selama dua tahun akibat kecelakaan yang terjadi pada Desember 2019 lalu, selebgram Laura Anna meninggal dunia. Kabar duka ini juga telah dikonfirmasi oleh sang manager melalui akun Instagram @aanstory.

"Innalillahi wainnailaihi rojiun. Turut berpulang ke rahmatullah adik dan juga sahabat kami 'Edelenye Laura Anna' Teman2 minta doanya dan semoga amal ibadah beliau diterima di sisi-Nya dan Husnul Khotimah," demikian unggahan yang dikutip Rabu (15/12/2021).

Diketahui, selama dua tahun ini Laura Anna berjuang melawan penyakitnya, yaitu spinal cord injury atau cedera tulang belakang usai mengalami kecelakaan mobil yang menimpanya bersama mantan kekasihnya, Gaga Muhammad. Akibatnya, Laura mengalami lumpuh total.

Selain spinal cord injury, beberapa masalah kesehatan lainnya juga dialami Laura Anna usai kecelakaan tersebut. Berikut penjelasannya.

1. Mengalami Cervical Vertebra Dislocation

Saat kecelakaan itu terjadi, Laura Anna dalam keadaan tertidur. Akibatnya, ia mengalami kondisi yang sangat serius, Cervical Vertebra Dislocation atau dislokasi tulang leher.

Cervical Vertebra Dislocation merupakan cedera pada tulang belakang leher yang merujuk pada vertebra di leher. Kondisi ini yang paling sering terjadi akibat kecelakaan mobil, tabrakan olahraga, dan terjatuh hingga mengenai bagian kepala dan leher.

2. Ulkus dekubitus

Selain itu, Laura Anna juga diketahui mengalami ulkus dekubitus atau pressure ulcer. Ini merupakan luka terbuka pada kulit yang disebabkan oleh tekanan konstan dalam waktu yang lama di area tubuh tertentu. Dikutip dari Healthline, ulkus dekubitus ini sering terjadi pada kulit yang menutupi daerah tulang.

Kondisi ini bisa terjadi di beberapa bagian tubuh, seperti panggul, punggung, pergelangan kaki, dan bokong. Ini lebih umum terjadi pada orang lanjut usia atau orang-orang yang mengalami penurunan mobilitas. Jika tidak segera ditangani, infeksi bisa menyebar ke darah, jantung, tulang, hingga mengancam nyawa.

3. Sempat depresi

Kecelakaan itu juga berdampak pada kondisi psikologi Laura Anna. Selebgram ini sempat merasa depresi karena hanya bisa meringkuk di tempat tidur. Ia bahkan berniat bunuh diri pada saat itu.

"Waktu di rumah sakit aja kan psikolog aja bilang ke orangtua bahwa Laura ada keinginan untuk bunuh diri," sebut Greta Iren, kakak Laura, yang dikutip dari InsertLive.



Simak Video "dr. Tirta Sebut Perjuangan Laura Anna Hadapi Spinal Cord Injury Berat"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)