Kamis, 16 Des 2021 05:20 WIB

Laura Anna Meninggal, dr Tirta: Perjuangan Spinal Cord Injury Itu Berat

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Jakarta -

Laura Anna meninggal dunia usai berjuang melawan spinal cord injury. Selebgram berusia 21 tahun tersebut lumpuh karena kecelakaan mobil 2019 silam, bersama mantan kekasihnya Gaga Muhammad.

Spinal cord injury atau cedera tulang belakang memang bisa memicu kerusakan secara permanen. Karenanya, Laura Anna kesulitan dalam menjalani aktivitas sehari-hari dengan kondisi tak lagi bisa berjalan.

Dokter sekaligus influencer Tirta Mandira Hudhi yang akrab disapa dr Tirta, ikut berduka atas meninggalnya Laura Anna. Sebagai dokter, dr Tirta mengaku tahu betul seperti apa beratnya pasien atau pejuang spinal cord injury, akibat patahnya tulang belakang.

[Gambas:Instagram]




"Perjuangan spinal cord injury itu berat. Sebagai dokter saya tau jika pasien mengalami hal ini," ungkap dr Tirta dalam laman Instagram pribadinya, dikutip detikcom atas izin yang bersangkutan.

"Tapi Laura Anna sanggup berjuang dan menyebarkan energi positif ke sekitarnya. Seluruh videonya berisi motivasi, banyak yang memberi semangat ke pasien-pasien, bahkan ke seseorang yang nggak sakit pun jadi semangat setelah lihat sharing-sharing darinya," sambung dia.

Meski dr Tirta menyebut tak punya hubungan terlalu dekat dengan Laura Anna, ia merasa selebgram tersebut menjadi salah satu gambaran pahlawan dan inspirasi bagi banyak orang termasuk dirinya. Terlebih, saat Laura Anna akhirnya berjuang untuk keadilan atas kecelakaan yang menimpa 2019 silam.

"Perjuangan almarhum untuk mencari keadilan juga luar biasa. Sampai kemarin story almarhum masih aktif, Tuhan lebih sayang sama Laura, Sehingga sekarang nggak merasakan sakit lagi," tutur dr Tirta sembari meminta netizen untuk ikut mendoakan Laura Anna.

"Mari kita doakan, dan kita kenang, sang pejuang spinal cord injury! Rest in love Laura Anna, (@edlnlaura)," pungkas dia.

(naf/up)