Selasa, 28 Des 2021 17:44 WIB

Senasib dengan RI, 3 Negara Tetangga Ini Juga Alami Transmisi Lokal Omicron

m - detikHealth
wooden blocks with the word omicron surrounded by wooden figurines as symbol for covid-19 crisis Varian Omicron (Foto: Getty Images/iStockphoto/Thomas Stockhausen)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI mengumumkan temuan kasus transmisi lokal COVID-19 varian Omicron di Indonesia. Hingga hari ini, total sudah ada 47 kasus varian Omicron di Indonesia.

Kasus transmisi lokal yang diumumkan di Indonesia ini merupakan satu dari sekian banyak kasus Omicron yang dilaporkan dunia. Virus Corona varian B.1.1.529 ini sudah ditemukan di sejumlah negara yakni di lebih dari 115 negara di dunia.

Pada faktanya, bukan cuma Indonesia saja yang melaporkan temuan transmisi lokal ini. Beberapa negara tetangga pun nyatanya juga telah melaporkan kasus yang sama.

1. Malaysia

Dikutip dari Bloomberg, Menteri Kesehatan Malaysia Khairy Jamaluddin melaporkan sebanyak 62 kasus varian Omicron di Malaysia, salah satunya diduga sebagai kasus transmisi lokal pertama di negara tersebut.

Kasus transmisi lokal ini pertama kali dilaporkan Malaysia pada 24 Desember lalu. Kasus ini ditemukan pada seorang pria berkebangsaan China yang berusia 38 tahun.

Orang tersebut bekerja dengan perusahaan teknik lokal selama tiga tahun dan belum pernah bepergian ke luar negeri selama periode tersebut. Ia bahkan dilaporkan sudah divaksinasi lengkap.

Menteri Kesehatan Malaysia menyebutkan bahwa penyebab infeksi ini tidak diketahui dan masih diadakan penyelidikan lebih lanjut.

Malaysia juga akan mengumumkan percepatan program vaksinasi booster untuk mencegah terjadinya penyebaran virus varian baru ini.

Kasus lokal di Malaysia sendiri telah menurun sejak Agustus 2021 lalu, yakni dari 22.000 kasus menjadi sekitar 3.500 kasus di minggu ini. Namun, untuk kasus impor, yang sebagian besar merupakan Omicron, dilaporkan meningkat pesat menjadi 100 kasus setiap harinya.

2. Singapura

Kementerian Kesehatan Singapura juga mengumumkan beberapa kasus baru yang disebabkan oleh varian Omicron. Tercatat sebanyak 98 kasus Omicron dilaporkan ada di Singapura dengan 25 kasus dari transmisi lokal.

Melansir Straits Time, Menteri Kesehatan menyebut kasus Omicron ini terdiri dari 25 kasus lokal dan 73 kasus impor.

Ini merupakan jumlah kasus Omicron terbesar yang dilaporkan Singapura dalam satu hari sejak varian tersebut pertama kali terdeteksi awal Desember lalu.

Hingga Sabtu (25/12/2021), total kasus infeksi COVID-19 di Singapura tercatat sudah mencapai 277.555 kasus.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Dokter Paru Jelaskan Alasan 89% Gejala Omicron Batuk Kering"
[Gambas:Video 20detik]