ADVERTISEMENT

Sabtu, 09 Apr 2022 14:32 WIB

Varian XE Lebih Menular, Tanda Bakal Ada Gelombang COVID-19 Baru?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Virus Corona Varian Delta Melonjak di RI, Ini Fakta-faktanya Ilustrasi varian baru COVID-19. (Foto: Getty Images/loops7)
Topik Hangat Geger Omicron XE
Jakarta -

Dunia kembali digemparkan adanya varian Corona baru yang diidentifikasi sebagai Omicron XE. Ini merupakan kombinasi atau rekombinan dari dua subvarian Omicron yaitu BA.1 dan BA.2.

Kemunculan varian XE ini juga telah dikonfirmasi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). WHO mengeluarkan peringatan bahwa varian yang pertama kali terdeteksi di Inggris itu lebih menular daripada varian COVID-19 lainnya.

Selaras dengan itu, kepala kelompok yang mengerjakan metode baru untuk mendiagnosis penyakit manusia di Lembaga Penelitian Ilmiah Epidemiologi Pusat, Kamil Khafizov, juga mengatakan bahwa varian baru ini sedikit lebih menular daripada strain-strain yang ada sebelumnya.

Kamil mengungkapkan meski varian ini 10 persen lebih menular dari varian Corona sebelumnya, ini tidak terlalu berbahaya. Namun, ia meyakini bahwa varian XE ini tidak akan menyebabkan gelombang infeksi baru.

"Ini tidak akan menyebabkan gelombang infeksi baru," beber Kamil yang dikutip dari Business Today, Sabtu (9/4/2022).

Apa Alasannya?

Menurut Kamil, hal ini bisa disebabkan karena terbentuknya kekebalan kelompok atau herd immunity yang kuat. Kekebalan ini sebagian besar terbentuk dari banyaknya orang yang sembuh dari infeksi antara bulan Januari dan Maret.

"Namun, hal yang perlu diperhatikan adalah banyak orang tertular virus dan pulih darinya antara Januari dan Maret, yang menciptakan kekebalan kelompok yang sangat kuat," jelasnya.

Ia meyakini kasus COVID-19 yang ada saat ini masih didominasi oleh subvarian Omicron BA.2. Bahkan WHO mengakui bahwa varian BA.2 ini paling cepat menular.

"Bukti lebih lanjut adalah fakta bahwa empat dari lima kasus baru di negara itu saat ini disebabkan oleh varian BA.2 'stealth Omicron' yang paling menular," lanjut Kamil.

Simak juga 'Ahli Sebut Varian XE Masih Bagian Dari Keluarga Besar Omicron':

[Gambas:Video 20detik]



(sao/fds)
Topik Hangat Geger Omicron XE

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT