Jumat, 06 Mei 2022 18:06 WIB

Stres Terjebak Macet Arus Balik? Catat! Resep Anti Stres di Jalan dari Psikolog

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Pemudik terjebak kemacetan di KM 57 Tol Jakarta Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Jumat (6/5/2022). Meski polisi memberlakukan one way kemacetan terjadi selepas gerbang tol Cikampek Utama hingga Km 47 untuk jalur on way sebalah kiri. Untuk jalur one way sebelah kanan arah  Jakarta terlihat lancar kendaraan dapat memacu kecepatan hingga 80 km/jam. Foto diambil Pukul 15.10 WIB. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Momen arus balik lebaran tidak jarang menimbulkan kemacetan yang panjang. Terjebak dalam macet membuat tubuh dan pikiran mengalami kelelahan.

Menurut psikolog klinis dan Co-Founder Ohana Space, Veronica Adesla, kelelahan fisik akibat macet juga dapat membuat seseorang mengalami stres.

"Macet panjang bisa mengakibatkan kelelahan fisik yang dapat membuat kadar toleransi stres seseorang menurun," jelas Veronica pada detikcom, Jumat (6/5/2022).

Veronica mengungkapkan akibat kondisi stres yang muncul karena kemacetan ini, dapat membuat seseorang mudah emosi dan rentan mengakibatkan kecelakaan.

"Dalam kondisi ini emosi seseorang dapat mudah tersulut terhadap situasi kondisi yang terjadi di sekitar. Di samping itu juga dapat membuat menurunnya fokus dalam mengemudi sehingga rentan terjadi kecelakaan," sambungnya.

Veronica berpesan agar terhindar dari stres akibat kemacetan, penting untuk membangun suasana perjalanan yang menyenangkan seperti mengobrol dan bercanda dengan teman, mendengarkan lagu, atau makan cemilan dan minuman yang sehat.

"Di samping itu, suasana perjalanan yang menyenangkan, ada teman mengobrol dan bercanda ataupun mendengarkan lagu-lagu yang dapat membangkitkan suasana hati serta juga minuman dan cemilan sehat juga dapat menjadi resep anti stres perjalanan jauh," pesannya.

Jangan lupa juga untuk istirahat yang cukup agar kondisi fisik tubuh selalu dalam kondisi fit dan optimal sehingga tidak mudah kelelahan.

"Istirahat yang cukup sebelum menempuh perjalanan jauh dan macet akan sangat membantu untuk mempersiapkan tubuh dalam kondisi yang fit dan optimal sehingga tidak mudah lelah dan mampu mempertahankan fokus dalam mengemudi panjang," jelas Veronica.

"Lalu, kalau merasa lelah, lebih baik berhenti untuk mengistirahatkan tubuh, hati, dan pikiran untuk recharge (mengisi daya ulang) sebelum kembali melanjutkan perjalanan," pungkasnya.



Simak Video "Catat! Syarat Perjalanan Periode Ramadan-Mudik Lebaran 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/fds)