ADVERTISEMENT

Jumat, 15 Jul 2022 15:34 WIB

Kerap Dialami Penjual Ice Smoke, Ini Penampakan Luka 'Terbakar' Nitrogen Cair

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Pedagang Ice Smoke di arena PRJ, saat ditemui detikHealth. Penampakan luka terbakar akibat tetesan nitrogen cair yang dialami penjual ice smoke. Foto: Mochammad Fajar Nur/detikHealth
Jakarta -

Salah seorang penjual ice smoke di kawasan Pekan Raya Jakarta membagikan pengalamannya selama menjual jajanan ini. Ia bercerita selama menyajikan ice smoke kepada pelanggan, beberapa kali dirinya mengalami luka melepuh mirip terbakar akibat tetesan nitrogen cair yang digunakan.

Dani (21), penjual ice smoke tersebut, menyatakan tetesan nitrogen cair yang digunakan dalam pembuatan ice smoke memberikan luka melepuh seperti terbakar di area tangannya setelah beberapa kali mengenai kulit tangannya secara langsung. Namun, nitrogen cair yang digunakan tidak pernah menimbulkan api atau terbakar.

"Saya baru tau justru, karena memang aman ini, saya belum pernah ada kejadian kebakaran kalau melepuh ada. Ini kita bakar sosis sama ngerokok di tenda juga uap-nya nggak bikin kebakar. Kalau bikin kulit luka itu karena ketetesan itu tuh cairan (nitrogen)," kata Dani, saat ditemui detikcom, Kamis (14/7/2022).

"Jadi cairan nitrogennya kan dingin banget, itu emang kalau terlalu lama luka kayak kebakar kecil. Rata-rata sih yang jualan semua pasti ada luka gini. Tapi itu nggak sekali kena, biasanya sudah berkali-kali," beber Dani.

Dani menambahkan, suhu dingin dari nitrogen cair yang digunakan juga bisa membuat alat-alat dalam pembuatan ice smoke menjadi beku sementara. Seperti wadah dan gelas yang ia pakai, jika alat-alat tersebut membeku dan terkena kulit langsung, itu juga dapat menimbulkan luka bakar di kulit.

"Sama ini juga paling, karena ini uapnya dingin banget kadang gelas itu yang buat ngocok snack kan jadi beku kayak es. Itu kena kulit sakit, bisa jadi melepuh juga kaya luka bakar," sambungnya.

Jajanan ice smoke belakangan menjadi sorotan publik disebabkan bocah usia 5 tahun asal Ponorogo, AH, yang mengalami luka bakar saat membeli jajanan ini. Asal kobaran api masih belum diketahui pasti lantaran nitrogen cair yang digunakan untuk ice smoke umumnya bersifat tidak flammable.

Suhu dingin yang dihasilkan dari nitrogen cair memang diketahui bisa memicu 'luka bakar' yang disebut 'cold burn' atau 'frostbite' apabila kontak langsung dengan kulit.

Menurut pandangan dokter spesialis kulit dan kelamin dari DNI Skin Centre, Dr dr Darma, SPKK(K), FINSDV, FAADV, cold burn atau luka bakar dingin merupakan kerusakan lokal pada kulit dan jaringan lainnya akibat pembekuan. Luka bakar dingin ini dapat terjadi melalui sejumlah faktor, seperti paparan dingin yang berkepanjangan.

"Frostbite atau Cold Burn atau luka bakar dingin adalah kondisi medis akibat kerusakan lokal pada kulit dan jaringan lainnya akibat pembekuan. Luka bakar dingin dapat terjadi melalui berbagai mekanisme mulai dari paparan dingin berkepanjangan hingga paparan aerosol yang tampaknya tidak berbahaya," ucapnya saat dihubungi oleh detikcom, Kamis (14/7).

Meski begitu, dr Darma juga mengungkapkan tingkat keparahan cedera tergantung pada durasi dan area kontak. Pada kebanyakan kasus, cedera terjadi saat kulit dan jaringan terbuka lainnya bersentuhan dengan nitrogen cair selama lebih dari beberapa detik.



Simak Video "Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Menjalani Intermittent Fasting"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT